PanturaNews (Brebes) – Kejadian tak terduga terjadi di Perumahan Delima Blok K4, Desa Pesantunan, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.
Seorang balita tersangkut jari jempolnya dalam mainan yang sulit dilepas, membuat orang tua anak tersebut panik.
Kejadian tersebut terjadi, Sabtu 5 Juli 2025, sekitar pukul 00.01 WIB. Meskipun sudah berusaha keras untuk melepaskan mainan yang terperangkap di jari sang anak, upaya orang tua balita itu gagal.
Lantaran panik, mereka pun memutuskan untuk meminta bantuan ke Kantor Pemadam Kebakaran Brebes.
Dari keterangan yang diterima, balita tersebut sedang dititipkan kepada kakaknya saat kejadian. Namun, anak tersebut lepas dari pengawasan kakaknya dan tiba-tiba terjebak jari jempolnya di mainan tersebut. Meski sudah berusaha dengan segala cara, mainan itu tetap tidak bisa dilepaskan.
Setelah menerima laporan darurat, tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Brebes yang terdiri dari tiga personel segera diterjunkan ke lokasi.
Dalam waktu singkat, tim Damkar tiba di rumah balita tersebut dan langsung bekerja keras untuk mengeluarkan jari anak tersebut dari mainan yang menyangkut.
Pada pukul 00.35 WIB, setelah menggunakan alat gerinda mini, tim berhasil melepaskan mainan yang terjebak tanpa menyebabkan cedera apapun pada jari balita tersebut.
Orang tua anak bersyukur atas bantuan yang diberikan oleh petugas Damkar.
"Kami sangat bersyukur, petugas Damkar datang dengan cepat dan berhasil menyelamatkan anak kami. Kami berterima kasih atas tanggapannya," ujar orang tua balita tersebut.
Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Linmas dan Damkar Kabupaten Brebes M. Syamsul Haris, mengingatkan pentingnya pengawasan orang tua terhadap anak-anak saat bermain.
Ia mengimbau agar orang tua selalu memastikan mainan yang diberikan kepada anak tidak memiliki bagian kecil atau potensi membahayakan.
“Kecelakaan seperti ini dapat dihindari dengan pengawasan yang lebih ketat. Mainan yang tampaknya aman bisa saja menimbulkan bahaya jika tidak digunakan dengan hati-hati,” katanya.