PanturaNews (Brebes) — Pemerintah Kabupaten Brebes menuntaskan pembentukan 279 Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) di seluruh desa dan kelurahan.
Seluruh koperasi tersebut telah berbadan hukum dan kini mulai membangun jejaring bisnis dengan sejumlah mitra strategis, seperti Perum Bulog, PT Pertamina Patra Niaga, dan PT Pupuk Indonesia.
Langkah ini dinilai strategis untuk memperkuat peran koperasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.
Dalam kegiatan Sosialisasi Kontak Bisnis yang digelar di Pendopo Brebes, Rabu (25/6/2025), ratusan pengurus koperasi diperkenalkan dengan sejumlah BUMN dan BUMD sebagai calon mitra usaha.
Wakil Bupati Brebes, Wurja, mengatakan bahwa pembentukan koperasi desa secara menyeluruh ini merupakan tonggak penting dalam upaya membangun kemandirian ekonomi masyarakat desa.
“Kopdes Merah Putih kini bisa mengambil peran lebih besar, tidak hanya sebagai lembaga simpan pinjam, tapi juga sebagai pelaku usaha distribusi bahan pokok, pupuk, BBM, hingga pengelolaan hasil pertanian,” ujar Wurja.
Wurja menyampaikan, bahwa sinergi antara koperasi dan dunia usaha agar koperasi dapat berkembang secara profesional dan berdaya saing tinggi perlu ditekankan.
Pemerintah daerah, lanjutnya, siap memfasilitasi terwujudnya kerja sama konkret, mulai dari pengadaan barang hingga pendampingan manajerial.
“Koperasi harus naik kelas. Sinergi ini penting agar koperasi desa tidak lagi bergerak sendiri-sendiri,” katanya.
Kepala Bidang Kelembagaan Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Tengah, Desy Arijani, mengatakan, Brebes sebagai kabupaten kedua di Jawa Tengah yang menuntaskan pembentukan Kopdes Merah Putih, setelah Kabupaten Pati.
“Dengan 279 desa dan kelurahan yang sudah membentuk koperasi, Brebes menunjukkan komitmen kuat. Selanjutnya tinggal mendorong koperasi ini agar bisa menjalankan usaha sesuai potensi lokal dan kebutuhan masyarakat,” ujar Desy.