PanturaNews (Brebes) – Identitas perempuan yang ditemukan tewas di kebun tebu Desa Dukuhtengah, Kecamatan Ketanggungan, Kabupaten Brebes, akhirnya terungkap. Korban diketahui bernama Santi (22), seorang janda beranak satu yang merupakan warga RT 03 RW 04 desa setempat.
Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan sejumlah luka di tubuhnya. Perangkat Desa Dukuhtengah, Cahyono, mengatakan penemuan mayat bermula saat seorang warga yang sedang mencari katak melihat sepeda motor terparkir mencurigakan di sekitar lokasi, sekitar pukul 00.15 WIB, Minggu, 25 Mei 2025.
“Setelah dicek, ternyata benar korban adalah warga kami,” ujar Cahyono saat ditemui di lokasi kejadian.
Menurut penuturan keluarga, Santi terakhir terlihat pada Sabtu malam, 24 Mei 2025, sekitar pukul 21.00 WIB. Ia dijemput oleh seorang teman, lalu diantar ke SPBU Kersana untuk bertemu dengan seseorang.
Tak lama kemudian, seorang pria bertubuh kurus dan tinggi dengan topi, datang menjemputnya menggunakan sepeda motor Suzuki Satria. Temannya pun langsung pulang.
“Setelah itu, kami dapat laporan dari warga tentang penemuan mayat perempuan. Di lokasi juga ditemukan sepeda motor, sandal, dan ponsel yang diduga milik pelaku,” lanjut Cahyono.
Kapolsek Ketanggungan, Iptu Rofik, membenarkan penemuan tersebut. Menurutnya, korban ditemukan dengan luka-luka serius di beberapa bagian tubuh.
“Luka lebam di tangan kanan, robek di dahi kanan, luka di hidung dengan darah keluar, lebam di dagu, luka lebar di telinga kiri, dan luka robek di atas jari tangan kiri,” jelas Rofik.
Polisi juga menemukan sebilah kapak di lokasi kejadian yang diduga menjadi alat kekerasan terhadap korban. Saat ini pihak berwajib tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap pelaku di balik pembunuhan tersebut.
Santi diketahui telah berstatus janda selama dua tahun dan meninggalkan seorang anak berusia enam tahun. Ia bekerja di salah satu pabrik garmen di wilayah setempat.