MAHASISWA KKN Kelompok 9 Universitas Peradaban (UP) Bumiayu, Kabupaten Brebes, yang menjalankan program pengabdian masyarakat di Desa Prapagan, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap, mengadakan sosialisasi Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di SD Negeri Prapagan 1.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri, terutama melalui kebiasaan mencuci tangan yang benar. PHBS merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga kesehatan dan mencegah penyebaran penyakit, terutama di lingkungan sekolah.
Oleh karena itu, mahasiswa KKN Universitas Peradaban berinisiatif untuk memberikan pemahaman kepada siswa SD Negeri Prapagan 1 mengenai pentingnya menjaga kebersihan, khususnya dalam mencuci tangan dengan benar sebelum makan, setelah bermain, serta setelah menggunakan toilet.
Dalam sesi penyuluhan, mahasiswa KKN menjelaskan bahwa tangan merupakan bagian tubuh yang sering bersentuhan dengan berbagai benda, sehingga rentan membawa kuman dan bakteri.
Jika tangan tidak dicuci dengan baik, maka risiko terkena penyakit seperti diare, flu, dan infeksi kulit bisa meningkat. Oleh karena itu, mencuci tangan dengan benar menggunakan sabun dan air bersih merupakan langkah sederhana namun sangat efektif untuk menjaga kesehatan.
Sosialisasi ini dikemas secara interaktif agar lebih menarik dan mudah dipahami oleh anak-anak. Mahasiswa menggunakan media gambar dan video pendek untuk memperlihatkan bagaimana kuman bisa menyebar melalui tangan yang kotor. Selain itu, mereka juga memberikan contoh nyata dari dampak buruk jika seseorang tidak menjaga kebersihan diri dengan baik.
Setelah mendapatkan penjelasan mengenai pentingnya mencuci tangan, para siswa diajak untuk mempraktikkan langsung cara mencuci tangan yang baik dan benar. Untuk membuat aktivitas ini lebih menyenangkan, mahasiswa KKN menggunakan lagu cuci tangan sebagai panduan gerakan.
Lagu tersebut berisi langkah-langkah mencuci tangan yang benar, mulai dari membasahi tangan, menggosok telapak dan punggung tangan, membersihkan sela-sela jari, hingga membilas dengan air bersih.
Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan ini. Dengan penuh semangat, mereka menirukan gerakan mencuci tangan sesuai irama lagu. Banyak dari mereka yang bahkan mengulanginya beberapa kali karena merasa kegiatan ini sangat menyenangkan.
Kegiatan sosialisasi ini mendapat apresiasi dari pihak sekolah, termasuk para guru yang sangat mendukung inisiatif mahasiswa KKN dalam memberikan edukasi tentang PHBS. Kepala Sekolah SD Negeri Prapagan 1 menyampaikan bahwa program semacam ini sangat bermanfaat bagi siswa, terutama dalam membangun kebiasaan hidup sehat sejak dini.
Melalui sosialisasi ini, mahasiswa KKN Universitas Peradaban berharap para siswa dapat menerapkan kebiasaan hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. Dengan mencuci tangan secara rutin dan benar, mereka dapat terhindar dari berbagai penyakit yang disebabkan oleh kuman dan bakteri.
Selain itu, diharapkan kegiatan ini dapat menginspirasi masyarakat sekitar untuk lebih peduli terhadap kesehatan dan kebersihan lingkungan. PHBS bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman bagi semua.
Dengan suksesnya kegiatan ini, mahasiswa KKN Universitas Peradaban kelompok 9 semakin termotivasi untuk terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Desa Prapagan. Mereka berharap bahwa program-program edukatif lainnya dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat setempat.
Mahasiswa Kelompok 09 UP di Desa Prapagan, Kecamatan Jeruk Legi, Cilacap: Dissa Shiva Oktaviani, Yusniar Ambar Uji Istiatin, Ira Afriani, Nur Afni Maeliya, Wilujeng Diaz Syahreza, Naila Alva Mabruroh, Halbila Susilo, M. Apriyanto, Ade Nurhakim, Iskandar, Fatih Nazzarudin. DPL : Yukhsan Wahyudi, M.Pd.