Selasa, 04/02/2025, 11:26:32
Membangun Sinergi untuk Pengabdian Masyarakat, Mahasiswa KKN Temui Kadus dan Ketua RW
OLEH: DINDA MONICA
.

MAHASISWA KKN Kelompok 3 Universitas Peradaban (UP) Bumiayu, Kabupaten Brebes, melakukan kunjungan ke Kepala Dusun (Kadus) dan Ketia RW Desa Cilibang, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap.

Kunjungan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi, menggali informasi mengenai kondisi masyarakat, serta membangun sinergi guna menjalankan program kerja yang telah direncanakan.

Kunjungan Mahasiswa KKN UP Kelompok 3 terdiri dari Matien Hakim Falahudin Bachtiar, Naylu Syifa, Wiji Astuti, Putri Brilian A, Selly Tri Pangesti, Moh. Nasir, Cecep Irhan Maulana, Muhammad Irfan, Tessa Adelia, Dinda Monica, dan Ega Danny memiliki beberapa tujuan utama, antara lain:

-1. Mengenal Struktur Pemerintahan Desa: Dengan bertemu langsung dengan Kadus dan RW, mahasiswa dapat memahami bagaimana sistem pemerintahan di tingkat dusun dan RW bekerja, termasuk kebijakan serta program yang sedang berjalan.

-2. Menggali Informasi tentang Kondisi Sosial dan Ekonomi Masyarakat: Kepala Dusun dan RW memiliki peran penting dalam mengawasi dan membimbing masyarakat di wilayahnya. Oleh karena itu, mereka menjadi sumber informasi yang akurat mengenai permasalahan yang dihadapi oleh warga, seperti kondisi ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur.

-3. Menyesuaikan Program Kerja KKN dengan Kebutuhan Masyarakat: Salah satu poin penting dalam kunjungan ini adalah mendiskusikan program kerja yang akan dilaksanakan oleh tim KKN. Dengan masukan dari Kadus dan RW, program yang dijalankan dapat lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi warga

Selain itu, mahasiswa KKN juga menggali informasi mengenai kondisi masyarakat, serta membangun sinergi guna menjalankan program kerja yang telah direncanakan. Mereka menyambut dengan antusias dan memberikan berbagai informasi yang sangat berguna. Beberapa topik utama yang dibahas dalam pertemuan ini meliputi:

-a. Identifikasi permasalahan utama di masyarakat, seperti akses air bersih, fasilitas pendidikan, atau kondisi jalan desa.

-b. Kolaborasi antara mahasiswa KKN dan perangkat desa untuk menyusun program yang bisa berkelanjutan meskipun masa KKN telah selesai.

-c. Pemetaan potensi desa, termasuk pengembangan ekonomi kreatif, wisata desa, dan UMKM.

-d. Selain itu, mahasiswa juga memperkenalkan diri serta menjelaskan tujuan mereka selama melaksanakan KKN di desa tersebut. Hal ini penting untuk membangun komunikasi yang baik antara mahasiswa dan masyarakat setempat.

Setelah kunjungan ini, mahasiswa KKN mendapatkan wawasan yang lebih jelas mengenai kondisi desa serta kebutuhan warganya. Dengan informasi tersebut, tim KKN dapat menyesuaikan dan menyusun strategi yang lebih efektif dalam menjalankan program kerja mereka. Selain itu, pertemuan ini juga memperkuat hubungan antara mahasiswa KKN dan aparat desa, sehingga koordinasi dalam pelaksanaan kegiatan menjadi lebih mudah.

Diharapkan, kerja sama ini akan membawa dampak positif bagi masyarakat dan memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam menjalankan peran mereka sebagai agen perubahan di lingkungan sosial.

Tulisan dalam Kolom Opini ini adalah kiriman dari masyarakat. Segala tulisan bukan tanggung jawab Redaksi PanturaNews, tapi tanggung jawab penulisnya.

 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita