Selasa, 04/02/2025, 11:19:37
Potensi Perkebunan Jagung di Jeruklegi Wetan: Harapan yang Terkendala Jalan Rusak
OLEH: MAHASISWA KKN UP KELOMPOK 2
.

DESA Jeruklegi Wetan yang terletak di Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap, menyimpan potensi besar dalam sektor pertanian, terutama budidaya jagung. Dengan adanya lahan perhutani yang dapat dimanfaatkan, masyarakat setempat memiliki peluang untuk meningkatkan kesejahteraan melalui pertanian produktif.

Namun, meskipun potensi ini sangat menjanjikan, akses infrastruktur yang buruk menjadi hambatan utama bagi para petani dalam mengembangkan usaha mereka. Jalan menuju ladang banyak yang rusak.

Lahan perhutani yang luas di sekitar desa ini memberikan peluang bagi warga untuk mengembangkan perkebunan jagung. Kondisi tanah yang subur dan iklim yang mendukung membuat tanaman jagung tumbuh dengan baik. Selain itu, permintaan pasar terhadap jagung yang terus meningkat, baik sebagai bahan pangan maupun pakan ternak, semakin memperkuat alasan bagi petani untuk menanam komoditas ini.

Banyak petani setempat telah mencoba memanfaatkan lahan yang tersedia untuk menanam jagung dalam skala yang lebih besar. Namun, keberhasilan ini masih terbatas karena kendala utama yang tak kunjung terselesaikan yaitu akses jalan yang sangat buruk.

Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi oleh petani di Desa Jeruklegi Wetan adalah kondisi jalan menuju lahan pertanian yang hanya bisa dilewati oleh kendaraan roda dua. Itu pun dengan risiko tinggi, terutama saat musim hujan. Jalan yang berlumpur dan penuh lubang sering kali membuat sepeda motor terperosok, sehingga perjalanan menjadi sulit dan membahayakan.

Lebih parahnya lagi, kendaraan roda empat seperti mobil pengangkut hasil panen tidak bisa melewati jalur ini. Akibatnya, petani harus mengangkut hasil panen mereka dengan cara manual atau menggunakan sepeda motor dalam jumlah yang terbatas. Proses ini tidak hanya memakan waktu, tetapi juga meningkatkan biaya operasional karena hasil panen harus diangkut berkali-kali sebelum bisa mencapai jalan utama.

Kondisi ini menyebabkan harga jual jagung dari desa menjadi lebih rendah dibandingkan daerah lain yang memiliki akses lebih baik. Keterlambatan dalam pengiriman juga mengurangi kualitas jagung yang seharusnya bisa dijual dalam kondisi lebih segar.

Untuk mengoptimalkan potensi perkebunan jagung di Desa Jeruklegi Wetan, pemerintah daerah perlu memberikan perhatian serius terhadap pembangunan infrastruktur, terutama jalan menuju lahan pertanian.

Mahasiswa KKN Universitas Peradaban Kelompok 02 di Desa Jeruklegi Wetan, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap: Rela Jamilah, Ferdian Fauzi, Wildan Dimas Prayitno, Nur Halimah, Venti Meilita Leviasari, Wiwin Anggaraeni, Muhammad Saumi Andrean Nofa, Siti Sopiatun Niswah, Syafiq Amar Rulloh, Titin Sulistiowati, Nurul Hikmah.

Tulisan dalam Kolom Opini ini adalah kiriman dari masyarakat. Segala tulisan bukan tanggung jawab Redaksi PanturaNews, tapi tanggung jawab penulisnya.

 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita