DI tengah gempuran modernisasi, usaha pembuatan tempe tradisional masih bertahan dan menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Desa Sidamulya, Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap.
Mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata) Kelompok 32 Universitas Peradaban (UP) Bumiayu, Kabupaten Brebes, melakukan survei ke beberapa UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah). Salah satu UMKM yang menarik perhatian adalah usaha pembuatan tempe daun nyangkuh milik Bapak Waskim.
Usaha tempe Bapak Waskim bukanlah usaha yang baru dirintis. Melainkan, warisan turun temurun yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Mulai dari nenek, ibu, hingga akhirnya sampai kepada dirinya, Bapak Waskim adalah generasi ketiga yang meneruskan usaha keluarga ini.
Ada yang unik dari tempe buatan Bapak Waskim, yaitu pembungkusnya. Jika biasanya tempe dibungkus dengan daun pisang, Bapak Waskim memilih menggunakan daun nyangkuh. Daun pisang yang langka di desa tersebut menjadi alasan utama mengapa daun nyangkuh dipilih sebagai alternatif.
Kedatangan mahasiswa KKN Universitas Peradaban bertujuan untuk melakukan survei dan memberikan pendampingan kepada UMKM. Mereka ingin mengetahui lebih dalam mengenai proses produksi, pemasaran, serta kendala yang dihadapi oleh Bapak Waskim.
Usaha tempe daun nyangkuh Bapak Waskim memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Keunikan dan cita rasa khasnya dapat menjadi daya tarik bagi konsumen. Selain itu, pemasaran yang lebih luas dan inovasi produk juga dapat menjadi strategi untuk meningkatkan daya saing.
Survei dan pendampingan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN Universitas Peradaban merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap UMKM. Diharapkan, usaha tempe daun nyangkuh Bapak Waskim dapat terus berkembang dan menjadi salah satu ikon kuliner khas dari Desa Sidamulya.
Mahasiswa KKN Universitas Peradaban Kelompok 32 Desa Sidamulya, Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap: Lintang Fairuza Syaraseti, Adinda Relita Isa, Thalita Satya Die Citra, Melinda Ira Fatmawati, Teguh Firmansyah, Eko Safriliyanto, Marlend Adam, Arti Rahmawati, Riki Okta Fauzan, Safir Al Silm.