Senin, 27/01/2025, 23:13:21
Eksplorasi Desa Jambusari: Menelisik Potensi UMKM Sale Pisang Kering Sekar Sari
OLEH: MAHASISWA KKN DESA JAMBUSARI
.

MENJADI pengalaman berharga bagi mahasiswa KKN Universitas Peradaban (UP) Bumiayu, Kabupaten Brebes, berkesempatan mengeksplorasi Desa Jambusari, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap.

Dalam perjalanan ini, mahasiswa bertemu dengan Pak Sukiman, pengelola UMKM potensial yang telah mengembangkan usaha produksi sale pisang kering sejak tahun 2000. Berbekal pengalaman lebih dari dua dekade, produk UMKM ini, yang kini dikenal dengan merek “Sekar Sari”, telah menembus pasar nasional hingga internasional. 

-Proses Produksi Berkualitas

Produk sale pisang Sekar Sari menggunakan bahan utama pisang raja badung, yang diolah menjadi sale kering dengan masa ketahanan sekitar satu bulan. Mahasiswa KKN diajak langsung melihat proses produksinya, mulai dari pemilihan pisang berkualitas hingga pengolahan yang higienis.

Semua tahapan dilakukan dengan teliti untuk memastikan produk memiliki cita rasa yang khas dan tahan lama. Sertifikasi halal yang telah diperoleh menjadi bukti komitmen UMKM ini terhadap kualitas dan kepercayaan konsumen. 

-Pemasaran yang Dinamis namun Terkendala

Distribusi produk Sekar Sari awalnya menjangkau toko-toko terdekat hingga ke berbagai kota besar seperti Bandung, Malang, Banyumas, Yogyakarta, dan DKI Jakarta. Bahkan, produk ini sudah dikenal di mancanegara seperti Malaysia.

Namun, di balik pencapaian tersebut, Pak Sukiman menghadapi kendala pemasaran akibat maraknya penipuan online. Hal ini memaksa distribusi produk kembali difokuskan pada toko-toko lokal di sekitar Desa Jambusari. 

-Peluang dan Tantangan UMKM

Rebranding yang dilakukan dengan nama *Sekar Sari* merupakan langkah cerdas untuk menciptakan identitas produk yang lebih kuat. Namun, keterbatasan pemasaran akibat risiko penipuan online menjadi tantangan besar yang perlu diatasi.

Dalam era digital ini, inovasi pemasaran berbasis teknologi bisa menjadi solusi, seperti memanfaatkan platform e-commerce terpercaya atau membangun website resmi yang dilengkapi fitur keamanan transaksi. 

-Peran Mahasiswa dalam Pengembangan UMKM

Kehadiran mahasiswa KKN Universitas Peradaban memberikan angin segar bagi pengembangan UMKM ini. Melalui kolaborasi, mahasiswa dapat membantu Pak Sukiman untuk mengatasi kendala pemasaran dengan pendekatan digital marketing, seperti memanfaatkan media sosial dan platform marketplace. Edukasi kepada pelaku UMKM terkait keamanan transaksi online juga dapat mengurangi risiko penipuan yang selama ini menjadi kendala.

UMKM seperti Sekar Sari di Desa Jambusari membuktikan bahwa potensi lokal dapat bersaing di pasar global dengan produk berkualitas. Namun, dukungan dari berbagai pihak, termasuk mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat, sangat diperlukan untuk mengatasi tantangan pemasaran yang dihadapi.

Dengan sinergi yang baik, UMKM ini tidak hanya dapat bertahan, tetapi juga berkembang menjadi ikon kebanggaan lokal yang mendunia. 

Kelompok Mahasiswa KKN Universitas Peradaban di Desa Jambusari: Muhammad Reynaldi Ferdinansyah, Tyo Hendriantoro, Ade Subakti, Nur Amalia Anissa H, Anita Sofiana P, Marchela Tri S, Amin Sulaiman, Urip Purnama, Reni Ersa Agustin, Selly Afina, Nur Bintang.

Tulisan dalam Kolom Opini ini adalah kiriman dari masyarakat. Segala tulisan bukan tanggung jawab Redaksi PanturaNews, tapi tanggung jawab penulisnya.

 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita