DI era digital ini, tantangan untuk menumbuhkan minat baca pada anak semakin besar. Bagaimana sekolah dasar dapat berperan dalam membangun kebiasaan membaca yang kuat? Mengingat pentingnya kebiasaan membaca buku tidak hanya membantu anak memahami pelajaran disekolah, tetapi juga mengasah kemampuan berpikir kritis, memperkaya kosakata, dan meningkatkan imajinasi. Hal ini dapat diterapkan melalui buku fabel.
Buku fabel adalah jenis sastra yang menceritakan kehidupan hewan atau benda mati yang dianugerahi kemampuan berpikir, berbicara, dan berperilaku seperti manusia. Tujuan fabel adalah menyampaikan pesan moral, nilai-nilai hidup, dan pengajaran dengan cara yang menarik dan mudah dipahami.
Pembiasaan membaca melalui buku fabel pada anak sekolah dasar dapat meningkatkan minat dan kemampuan membaca mereka sejak dini. Di sekolah dasar, kemampuan membaca bukan hanya kunci keberhasilan akademik, tetapi juga dasar untuk mengembangkan pengetahuan dan kreativitas anak.
Menurut Zahrotun Ulfa, S.S. ( 2020:2 ) Teks fabel juga terdapat kekhasan yang tidak terdapat pada karya sastra lain. Selain penokohannya menggunakan tokoh binatang, bahasa yang digunakan biasanya bersifat sederhana dan mudah dipahami. Tema yang diangkat dalam cerita juga lekat dengan kehidupan sehari-hari, misalnya tentang tolong-menolong, kepahlawanan, kejujuran, kemurahan hati, dan sebagainya.
Melalui gaya bercerita yang ringan, teks fabel dapat memuat pesan-pesan ataupun kritik sosial tanpa terkesan menggurui. Bahkan, cara penyampaian fabel juga banyak mengandung unsur jenaka. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika fabel digemari oleh anak-anak.
Tantangan dalam menumbuhkan minat membaca salah satunya adalah dengan adanya kehadiran teknologi banyak anak lebih tertarik pada gadget dan media sosial dibandingkan buku, waktu yang dihabiskan untuk layar sering kali mengurangi waktu membaca buku dan kurangnya akses ke buku, tidak semua anak memiliki akses ke koleksi buku yang menarik dan berkualitas, baik di rumah maupun di sekolah.
Strategi membangun kebiasaan membaca di Sekolah Dasar, menyediakan sudut baca fabel yang menarik, setiap kelas dapat dilengkapi dengan sudut baca yang nyaman, penuh warna, dan memiliki koleksi buku fabel yang sesuai dengan usia anak, serta melibatkan orang tua dalam membentuk kebiasaan membaca anak.
Sekolah dapat memberikan panduan kepada orang tua untuk mendukung kebiasaan membaca di rumah, seperti menyediakan buku bacaan atau membaca bersama anak.
Manfaat jangka panjang kebiasaan membaca anak-anak yang gemar membaca memiliki keunggulan dalam banyak aspek kehidupan. Mereka lebih siap menghadapi tantangan akademik, lebih kreatif dalam berpikir, dan lebih mampu memahami dunia di sekitar mereka. Kebiasaan membaca yang ditanamkan di sekolah dasar akan menjadi modal penting bagi masa depan mereka.
Peningkatan keterampilan berbahasa melalui buku fabel ialah memahami struktur cerita, kosakata, dan kalimat, menulis ringkasan, ulasan, atau cerita fabel sendiri, diskusi, presentasi, dan debat tentang tema fabel sertra memahami cerita fabel yang dibacakan.