Sabtu, 18/01/2025, 13:12:47
Kaya Akan UMKM: Mengenal Lebih Dalam Desa Tayem Timur Bersama Mahasiswa KKN UP
OLEH: AYUDYA CITRA NUR LINTANG
.

TAYEM Timur merupakan salah satu desa yang ada di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Terletak di Kecamatan Karangpucung. Wilayah Desa Tayem Timur terbilang luas yaitu 1.155,04 ha. Mencakup 3 dusun yang diantaranya adalah Dusun Ceger, Karanganyar, dan Ciampel. Memiliki 7 RW, total jumlah penduduk Tayem Timur mencapai 7.104 jiwa dengan 2.309 kepala keluarga (KK).

Dari selayang pandang tersebut, Desa Tayem Timur sendiri telah beberapa kali dijadikan desa tujuan untuk pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Termasuk tahun ini oleh Universitas Peradaban (UP) Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Pada Rabu 15 Januari 2025 kemarin, dalam rangka survey pertama Kelompok KKN 21 dengan anggota terdiri Ayudya Citra Nur Lintang, Dicky Juni, Adelia Pradana, Putri Wulandari, Indah Tri, Maria Ulfah, Afan Fajar, Hadi Saputra, Andika Setya, Azka Syahrani, akhirnya berkunjung sebelum penerjunan lapangan pada 23 Januari 2025 mendatang.

Mengunjungi Balai Desa Tayem Timur, meski tak bertemu Bapak Darsono Badilah selaku Kepala Desa Tayem Timur sebab tengah ada kepentingan, mahasiswa Universitas Peradaban tetap di dampingi dan diajak berbincang-bincang sembari observasi dengan Bapak Wildan, salah satu staf desa Tayem Timur.

Dari observasi awal yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa Tayem timur termasuk kategori desa aktif dengan beberapa kegiatan PKK yang diselenggarakan per-RW, termasuk bazar UMKM.  Tak hanya itu, acara sholawat pun sering diadakan di Tayem Timur. Selain aktif mengadakan kegiatan, desa ini juga mempunyai potensi besar di bidang peternakan dan UMKM.

Menilik pada segi SDM yang ada, mayoritas penduduk Tayem Timur bekerja sebagai peternak dan petani perkebunan. Tayem Timur sendiri telah masuk ke dalam desa wisata dengan usaha kelompok unggulannya dibidang peternakan kambing. Sejalan dengan program desa yaitu pertahanan pangan yang berfokus pada pengembangan kambing.

Peternakan kambing yang ada di Desa TayemTimur merupakan peternakan milik koperasi peternak yang bernama "Akar Rumput". Sampai saat ini, diketahui sudah ada 4000 ekor kambing perah yang berhasil dirawat oleh peternakan Akar Rumput.

Usaha ternak kambing di Desa Tayem Timur dapat dikatakan sebagai pemasok bibit unggul yang cukup besar. Bagaimana tidak, bahkan dalam mengelola usaha tersebut, tiap kambing yang diternak sudah memiliki kartu identitas masing-masing. Dijual dengan harga yang beragam pula.

"Jenis kambing jawa randu, harga untuk cempenya sekitar tujuh ratus sampai delapan ratus ribu. Untuk kambing saanen, harga kambing betina jika naik bisa sampai sekitar satu juta lima ratus. Harga indukan yang pure, kisaran tiga puluh juta," jelas Bapak Wildan, staf desa Tayem Timur.

Setelahnya, Bapak Wildan juga menambahan jika nilai hasil dari pengembangan ternak kambing tersebut dapat menjadi penghasilan dan penopang perekonomian bagi warga masyarakat Tayem Timur. Dari usaha peternakan ini, Tayem Timur pun memiliki komoditi lain seperti susu perah dari kambing.

Tak berhenti di peternakan kambing saja, Tayem Timur juga merupakan sebuah desa dengan UMKM yang beragam di tiap wilayahnya. Ada tiga dusun di desa ini, dan tiap dusun telah memiliki jenis UMKM nya sendiri. Di Dusun Ceger, terkenal akan UMKM makanan ringannya. Sementara, di Dusun Karanganyar terdapat UMKM pengrajin aluminium, dan di Dusun Ciampel Tayem Timur memiliki UMKM yang bergerak di pembuatan sale dan macam-macam kripik.

Ketika melaksanakan survey, mahasiswa KKN Tayem Timur dari Universitas Peradaban berkesempatan untuk bertemu  langsung dengan Bapak Nurali Salimun, salah satu pemilik UMKM yang ada di sana. Kepada Kelompok KKN Universitas Peradaban, Bapak Salimun membagikan ceritanya seputar UMKM  yang dipunyainya.

Bapak Salimun adalah salah satu perintis UMKM yang ada di Tayem Timur, tepatnya di Dusun Ceger dengan hasil produksinya yang berupa manco, klanting, dan semprong sejak 1998. Dari UMKM tersebut, Bapak Salimun  mempekerjakan 7 karyawan yang tentunya para warga Desa Tayem Timur lainnya, termasuk sales di lapangan.

Usaha UMKM ini juga sudah memiliki 4 mitra tetap yang ada di Karangpucung, Majenang, Ajibarang dan Cilacap. Untuk produksinya, satu hari UMKM on mampu menghasilkan setidaknya 50 kg makanan ringan.

Dalam aspek promosi dan penjualannya, kebanyakan UMKM Tayem Timur berjalan tanpa adanya promosi intensif secara online. Semuanya fokus pada proses produksi dan promosi secara mulut ke mulut sampai akhirnya memiliki mitra tetap.

Melihat potensi yang ada di Tayem Timur, pemilihan lokasi KKN di desa ini merupakan pilihan yang sangat tepat sebab sejalan dengan tema KKN Universitas Peradaban yang berupa IPM (Indeks Pembangunan Manusia) bersama program kerja 4 pilarnya yang terdiri dari Ekonomi, Pendidikan, Kesehatan, dan Lingkungan.

Melalui usaha peternakan dan UMKM yang beragam, Tayem Timur dapat memberi lapangan pekerjaan bagi masyarakatnya sendiri.

Proses observasi merupakan tahap awal sekaligus acuan dalam terbentuknya sebuah program kerja selama KKN. Ada beberapa potensi program kerja yang diharapkan dapat terlaksana setelah mengenal lebih dalam Tayem Timur selama observasi, khususnya dari segi UMKM.

Diantaranya program pembuatan logo UMKM sebagai penguatan identitas produk di Tayem Timur, pemasaran UMKM di media sosial/E-commerce sebagai upaya perluasan jaringan penjualan, dan pengenalan aplikasi edit sebagai pendukung promosi produk dalam bentuk konten media di era digital.

Tulisan dalam Kolom Opini ini adalah kiriman dari masyarakat. Segala tulisan bukan tanggung jawab Redaksi PanturaNews, tapi tanggung jawab penulisnya.

 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita