Jumat, 17/01/2025, 23:42:08
Sindangbarang: Desa Mandiri Berprestasi, Titik Awal Pengabdian KKN Mahasiswa UP
OLEH: AMELIA DWINA RAHMA
.

OBSERVASI pertama dari Kelompok KKN Universitas Peradaban (UP) Bumiayu, Kabupaten Brbes di Desa Sindangbarang, mengusung tema “Penguatan Indeks Pembangunan Manusia Berbasis Aset dan Potensi Desa.” Tema ini menjadi landasan utama bagi mahasiswa untuk merancang program kerja yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Desa Sindangbarang, Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap, merupakan salah satu desa unggulan di wilayah Cilacap. Desa ini menjadi lokasi pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) oleh mahasiswa Universitas Peradaban Bumiayu, khususnya Kelompok KKN No. 25 tahun 2025.

Prestasi dan Potensi Desa Sindangbarang dikenal sebagai desa mandiri berdasarkan Prodeskel dan IDM. Selain itu, desa ini juga meraih predikat juara provinsi dalam pengelolaan sampah melalui program Desa Mandiri Sampah. Tidak hanya itu, Desa Sindangbarang juga menjadi desa inovasi yang terus berkembang dengan berbagai program pemberdayaan masyarakat.

Dengan luas wilayah mencakup 4 dusun, 43 RT, dan 11 RW, Desa Sindangbarang menjadi desa terluas dan memiliki jumlah penduduk terbanyak kedua di Kecamatan Karangpucung. Desa ini memiliki fasilitas umum yang memadai, seperti 14 masjid, 46 mushola, 21 TPA, 5 SD, 1 MI, 1 MTs, dan SMK Sriwijaya. Keberadaan fasilitas ini menjadi salah satu pendukung utama dalam meningkatkan kualitas kehidupan masyarakatnya.

Sebagai desa wisata, Sindangbarang menawarkan destinasi agrowisata, kolam renang dengan fasilitas penginapan, kolam ikan, sirkuit, dan pasar desa. Sementara itu, sektor UMKM lokal menghasilkan produk berbasis hasil alam, seperti sale pisang, olahan ubi, dan aneka camilan yang menjadi ciri khas desa ini.

Mahasiswa Universitas Peradaban melalui KKN Kelompok No. 25 berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi Desa Sindangbarang melalui program-program yang akan dirancang ke depan. Dengan memanfaatkan aset dan potensi lokal, kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan dapat membawa Desa Sindangbarang menjadi desa yang semakin mandiri dan berdaya saing.

Tulisan dalam Kolom Opini ini adalah kiriman dari masyarakat. Segala tulisan bukan tanggung jawab Redaksi PanturaNews, tapi tanggung jawab penulisnya.

 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita