UNIVERSITAS Peradaban (UP) Bumiayu, Kabupaten Brebes kembali menerjunkan mahasiswanya dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) untuk mengabdi kepada masyarakat. Langkah ini menunjukkan komitmen universitas dalam menghubungkan dunia akademik dengan kehidupan nyata di masyarakat.
Kegiatan KKN ini tidak hanya memberikan pengalaman bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang didapat, tetapi juga membantu menyelesaikan permasalahan yang ada di desa. Sebelum penerjunan tentunya untuk mengenai terlebih dahulu desa yang akan ditempati, mahasiswa melakukan survei.
Survei perdana ini dilaksanakan pada Rabu, 15 Januari 2025 di Desa Jeruklegi, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap. Ketika roda-roda sepeda motor berderak di jalan desa yang berdebu, langkah kecil mahasiswa untuk memahami denyut kehidupan masyarakat dari dekat, sekaligus menjalin harmoni antara dunia akademik dan realitas di lapangan.
Survei menjadi langkah awal untuk menggali informasi dasar, bukan sekadar mencatat angka, tetapi juga merasakan cerita di balik setiap senyum ramah dan kesibukan warga desa. Dengan menyusuri jalan setapak, berbincang dengan penduduk, dan mengamati kehidupan sehari-hari, tersingkaplah gambaran awal yang akan menjadi fondasi bagi program kerja di hari-hari mendatang.
“Saya sendiri merasa senang atas kehadiran mahasiswa Universitas Peradaban yang akan melakukan KKN di Desa Jeruklegi Kulon. Desa ini bukan pertama kali menerima mahasiswa KKN jadi kami sudah tau beberapa kegiatan yang akan dilakukan oleh mahasiswa KKN,” ujar Ritam Sugiarto selaku Kepala Desa Jeruklegi Kulon.
Desa dengan luas 805.705 ha ini memiliki jumlah penduduk kurang lebih sebanyak 9.800 jiwa yang terbagi menjadi 6 RW, 50 RT. Mata pencaharian masyarakat di desa Jeruklegi kulon yaitu petani, baik petani padi, jagung maupun lainnya. hasil panen mereka tidak diproduksi menjadi sebuah produk terlebih dahulu melainkan setelah panen langsung di jual.
Desa ini juga memiliki 6 PAUD, 1 TK, 6 SD, dan 1 MTs, dan mayoritas masyarakatnya lulusan SMA. Layanan Kesehatan dari desa menyediakan posyandu disetiap RW yang dilakukan secara rutin. salah satu hiburan yang digemari oleh Masyarakat yaiti hiburan kuda kepang, desa ini memiliki 3 grup kuda kepang yang cukup terkenal
Setelah bertemu dengan kepala desa, mahasiswa mencoba menyusuri desa. Lingkungan desa Jeruklegi Kulon cukup asri dengan banyak pepohonan, jalanan pun cukup mudah untuk dilalui. Saat berkeliling, mahasiswa sesekali menyapa dan bercengkara dengan Masyarakat. Masyarakatpun menyambut mahasiswa dengan baik, mereka tersenyum ramah, bahkan membantu mahasiswa mendapatkan informasi tambahan.
Mahasiswa KKN Universitas Peradaban Kelompok 7: Gusti Fardani, Seprudin, Maliki, Fahrul Ali Maskur, Alda Misqola Habah, Ana Asafatul Udmah, Jihan Fanras Putri A, Arfa Rista Caniago, Iyas Damayanti, Dini Andriyanah, dan Sri Maylani Putri.