...Pancasila adalah hasil ijtihad para kyai dan ulama....
PanturaNews (Tegal) - Peran ulama dan kyai sangat penting dalam perjuangan kemerdekaan dan perumusan dasar negara Indonesia. Umat Islam harus menyadari bahwa Pancasila adalah hasil ijtihad para kyai dan ulama yang turut mendirikan Republik ini.
Hal itu dikatakan Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PKS, Dr. H. Abdul Fikri Faqih pada sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Aula DPD PKS Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Rabu 4 Desember 2024.
"Umat Islam harus menyadari bahwa Pancasila adalah hasil ijtihad para kyai dan ulama yang turut mendirikan Republik ini," tekan Pria yang akrab disapa Fikri.
Fikri yang berangkat ke Senayan dari Dapil Jawa Tengah IX (Kota-Kab. Tegal dan Kab. Brebes) ini, mengajak masyarakat untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila sesuai amanat para ulama tersebut.
Dijelaskan, Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, termasuk Pancasila ini merupakan bagian dari tugas anggota DPR/MPR RI untuk menyebarluaskan pemahaman empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
Fikri juga menyoroti pentingnya sosialisasi Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, karena masih banyak masyarakat yang belum memahami makna mendalam dari empat pilar tersebut.
"Kami ditugaskan untuk menyosialisasikan empat pilar ini agar tercipta kesamaan pemahaman di masyarakat tentang fondasi berbangsa dan bernegara," tegas Fikri.
Lebih lanjut Fikri menjelaskan pentingnya memahami dan mengamalkan 4 Pilar Kebangsaan. Menurutnya, empat pilar tersebut merupakan fondasi bagi kokohnya kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia.
“DPR RI sebagai lembaga tinggi negara terus berusaha menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan dan rasa nasionalisme,” tandas Fikri.
Salah satunya, lanjut Fikri, dengan terus mensosialisasikan Empat Pilar MPR RI yang meliputi Pancasila sebagai Dasar dan Ideologi Negara, UUD NRI 1945 sebagai Konstitusi Negara, NKRI sebagai harga mati persatuan bangsa, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan bangsa.
Melalui sosialisasi ini, Fikri berharap generasi muda Indonesia akan semakin kuat dalam menghadapi tantangan zaman, serta tetap terjaganya rasa nasionalisme dan patriotisme bangsa.
"Tujuan pelaksanaan sosialisasi ini adalah untuk menggali nilai-nilai yang terkandung dalam Empat Pilar kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara agar dapat dipahami secara utuh, menyeluruh dan berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan bisa menjadi dasar dalam mewujudkan visi dan misi Indonesia ke depan lebih maju dan bermartabat,” pungkasnya.