Kamis, 28/12/2023, 07:12:04
Pengaruh Aplikasi Tiktok Bagi Anak Usia Sekolah Dasar
Oleh: Mohamad Deni Riyanto
--None--

DI era sekarang anak tidak mudah terlepas dari yang namanya media sosial. Media sosial sudah menjadi makanan sehari-hari semua kalangan, bahkan kalangan anak usia sekolah dasar. Salah satu media sosial yang banyak digandrungi yaitu Tiktok.

Media sosial merupakan sebuah media untuk berkomunikasi satu sama lain secara online tanpa adanya interaksi. Saat sekarang ini media sosial sudah menjadi makanan sehari-hari. Media sosial yang sedang populer saat ini seperti Tiktok, sudah banyak digunakan tak terkecuali anak-anak yang masih perlu pengawasan orang tua.

Menkominfo menyetujui pernyataan Presiden Jokowi yang mengatakan agar anak-anak yang belum berusia 13 tahun tidak memiliki akun media sosial, karena dapat banyak informasi yang bersifat negatif dan dapat mempengaruhi pola pikir anak-anak.

“Jadi begini, mungkin untuk menghindari pengaruh negatif dari media sosial sampai dengan umur 13 tahun, tidak usah punya akun media sosial,” ujarnya ditemui usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi I di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (25/7).

Meskipun anak-anak yang belum berusia 13 tahun harus dibatasi dalam menggunakan smartphone, tetapi banyak orang tua yang tetap memberikan smartphone tersebut kepada anak-anak mereka yang masih sangat muda.

Banyak orang tua memberikan alasan mengenai masalah tersebut diantaranya untuk media pembelajaran, faktor kesibukan orang tua dan ada pula yang mengganggap bahwa gadget itu baik untuk pertumbuhan anak.

Memang dari anggapan orang tua seperti diatas merupakan hal positif namun, seharusnya hal ini dapat dipikirkan ulang oleh para orang tua yang sudah memberikan gadget kepada anak mereka yang usianya masih dibawah 13 tahun, apakah gadget tersebut memberikan lebih banyak dampak positif atau malah sebaliknya.

Media sosial sangat berpengaruh terhadap pola pikir anak usia dini karena karakteristik anak yang selalu ingin tahu dan cepat menangkap apa yang ada disekitarnya. Pada era digital ini hampir semua kalangan menjadi pengguna media sosial namun, ironisnya pengguna media sosial sekarang ini tidak memiliki batasan usia, dimana anak-anak banyak yang telah terjerumus sebagai pengguna dan tanpa pengawasan orang tua.

 Meskipun media sosial juga banyak memiliki manfaat, namun kita juga tidak dapat membantah akan dampak negatif untuk anak-anak dari media sosial tersebut. Mari kita bahas dampak positif dan negatif dari pengaruh media sosial dikalanan anak-anak.

menurut Armylia Malimbe Tiktok merupakan sebuah aplikasi yang memberikan efek spesial yang unik, menarik, dan bisa digunakan oleh para pengguna aplikasi ini dengan mudah untuk membuat video pendek yang keren dan bisa menarik perhatian banyak orang yang melihatnya. Hasil dari video pendek ini bisa diperlihatkan ke teman-teman di sosial media dan pengguna Tiktok lainnya.

Pada awalnya anak merasa bosan atau saat waktu luang, namun mereka tidak menyadari lama kelamaan akan menimbulkan kecanduan seperti selalu ingin membuat konten atau mengikuti trend dalam aplikasi Tiktok

Banyak artikel yang membahas dampak negatif dari TikTok. Aplikasi Tiktok ini sangat banyak disalah gunakan dan menimbulkan dampak negatif  pada Anak, seperti pelecehan seksual, hilangnya rasa malu, kurangnya pergaulan terhadap orang sekitar, menyia-nyiakan waktu dan masih banyak lagi.

Dengan adanya konten-konten yang bervariasi dalam TikTok menjadikan para pengguna berlomba-lomba untuk membuat dengan bagus demi like yang banyak, mereka seringkali melakukan hal-hal nekat demi keviralan Aplikasi juga sering disalahgunakan untuk mencari ketenaran, saling menyindir dan saling menghujat, di hawatirkan anak yang belum siap secara pola pikir meniru hal-hal negatif  tersebut

Tidak hanya memiliki banyak pengguna, TikTok juga dapat membuat pengguna melakukan berbagai cara untuk sukses atau tampil menarik dengan memainkan sebuah tantangan. Banyak orang bahkan kalangan Anak-anak mencapai tujuan ini secara spontan, tetapi tidak sedikit yang melakukannya dengan berbahaya atau bahkan secara ilegal.

TikTok juga telah menjadi media untuk menindas dan menyakiti orang lain. Banyak konten di TikTok yang menampilkan orang-orang yang saling bertukar kata-kata kasar untuk menunjukkan ketidaksukaan mereka satu sama lain. Bullying dapat terjadi di masyarakat di mana kata-kata buruk atau kata-kata yang dapat ditiru banyak orang digunakan dan diterima begitu saja.

Banyak konten yang tidak bermanfaat dan cenderung negatif akan banyak ditemukan oleh masyarakat umum khususnya remaja dan anak-anak, seperti yang diungkapkan Erma dalam penelitian berikut:

Di TikTok itu juga sering ada hate comment, cyber bullying atau bahkan body shaming Dan juga membuat perempuang untuk berlomba-lomba menampakkan kecantikannya begitu, kan kita tahu sendiri di islam terlalu berlebihan juga ngga baik dll.

Selain dampak negatif yang ditimbulkan dari fenomena Tikok, terdapat juga dampak positif dari aplikasi TikTok seperti munculnya edukasi-edukasi baru dan luas yang didapatkan. Dengan menggunakan aplikasi TikTok, Anak dapat mempelajari banyak hal baru dari konten yang diperoleh dari video pendek dan teks yang ditampilkan, anak yang malas membaca teks panjang akan menganggap TikTok menarik.

Tampilan ringkas meningkatkan minat mendengarkan. Konten TikTok yang berhasil viral berdampak pada kehidupan sosial. Dapat menambah teman, meningkatkan hubungan antara semua orang dan komunitas, dan pendapatan yang diperoleh dapat digunakan untuk meningkatkan kehidupan sehari-hari.

Masih banyak video-video yang bermanfaat dalam aplikasi TikTok seperti tutorial memasak, cara menyelesaikan soal-soal, cara berjualan, dan masih banyak lagi video yang menginspirasi pengguna TikTok.

Segala perkembangan zaman teknologi dan informasi akan memberikan dampak pada anak, termasuk penggunaan Tiktok yang pasti akan menimbulkan pengaruh positif dan negatif. Oleh karena itu, sebagai orang tua, kita semua harus cerdas dan bertanggung jawab dalam membatasi penggunaan media sosial terhadap anak agar tidak jatuh kepada hal negatif.

Kedepannya, pengembang aplikasi Tiktok  juga dapat mengevaluasi dampak positif dan negatif dari aplikasi mereka, seperti pada youtube, terdapat fitur youtube kids yang di peruntukan untuk anak-anak, yang sudah tersaring dari segi tontonan  sehingga aplikasi ini aman untuk semua kelompok umur.

Tulisan dalam Kolom Opini ini adalah kiriman dari masyarakat. Segala tulisan bukan tanggung jawab Redaksi PanturaNews, tapi tanggung jawab penulisnya.

 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita