Selasa, 03/10/2023, 09:42:39
Siap Berwirausaha, 25 Peserta Pelatihan Sablon Digital di TBM-PKBM Sakila Kerti Ditutup
-LAPORAN JOHARI

Pengelola TBM-PKBM Sakila Kerti Tegal, Dr Yusqon memberikan sertifikat kepada peserta PKW

PanturaNews (Tegal) - Sebanyak 25 peserta Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Sablon Digital, di TBM-PKBM Sakila Kerti Pantai Alam Indah (PAI) Kota Tegal, selama 50 hari ditutup dan dinyatakan lulus semua, Senin 02 Oktober 2023.

Program yang diinisiasi oleh Direktur Kursus dan Pelatihan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek, menghasilkan tenaga-tenaga trampil dalam bidang sablon digital.

Pengelola TBM-PKBM Sakila Kerti Tegal, Dr Yusqon mengatakan, setelah 25 peserta melaksanakan pendidikan dan patihan selama 50 hari selama 200 jam pertemuan, maka program PKW sablon digital telah berakhir. Berbagai pembelajaran, baik teori, praktek ringan dan praktek berat telah diberikan kepada 25 peserta.

"Mereka yang mengikuti program tersebut merupakan warga yang masih menganggur, putus sekolah ataupun yang terkendala dan tidak bisa kuliah. Hasilnya mereka sudah mampu membuat kaos dengan desain dan kreasi peserta sendiri. Mulai dari kata-kata berbahasa Tegalan, maupun desain lainnya," ungkap Dr Yusqon.

Menurut Yusqon, peserta yang lulus, sudah siap berwirausaha. Sebab beberapa peserta juga sudah mencoba membuat dan memasarkannya secara online ataupun offline.

"Jika peserta membutuhkan modal, sudah disiapkan upaya penguatan modal dari salah satu perbankan di Tegal," ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tegal M Ismail Fahmi yang turut hadir dan menutup secara simbolis program PKW tersebut mengatakan, selama kurang lebih 2 bulan mengikuti pelatihan, diharapkan ilmu yang didapat bisa bermanfaat untuk bekal usaha.

"Mudah-mudahan setelah mengikuti pelatihan bisa menjadi peluang usaha," kata M Ismail Fahmi.

Sebab, para peserta juga sudah bisa membuat baju dengan sablon digital sendiri dan bisa dipasarkan secara online, melalui marketplace. 

"Jika sudah ramai orderan dan kewalahan, bisa juga mengajak sesama lulusan PKW sablon digital untuk usaha bersama memenuhi orderan," ujar Fahmi.

Tidak hanya itu, lulusan PKW sablon digital juga diberikan kemudahan pinjaman lunak agar bisa membuka usaha sendiri di rumah.

Salah satu peserta Nur Atika merasa sangat senang dengan program PKW, sebab bisa membekali masyarakat yang tidak meneruskan ke jenjang sekolah, menganggur dan tidak memiliki bekal akhirnya bisa mendapatkan ilmu untuk membuka usaha.

"Harapannya, program seperti itu bisa diadakan rutin, memberikan ilmu dan ketrampilan yang beragam," ujar Nur Atika.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita