Selasa, 14/03/2023, 20:43:31
Tujuh ASN Jadi Tersangka Baru di Kasus Dugaan Suap, Imam: Mereka Bisa Dipecat!
IMAM PML-LAPORAN IMAM SANTOSO

Praktisi Hukum dari Kantor Hukum Putra Pratama, Imam Subiyanto (Foto: Dok/Imam)

…pemberi suap dapat dipidana maksimal 5 tahun penjara…

PanturaNews (Pemalang) - Berdasarkan Undang-Undang (UU) Tidak Pidana Korupsi (Tipikor) Nomor 31/1999 Nomor 20/2001, pemberi suap dapat dipidana maksimal 5 tahun penjara atau denda 250 juta.

Demikian ditegaskan Praktisi Hukum dari Kantor Hukum Putra Pratama, Imam Subiyanto, SH, MH menyusul KPK yang menetapkan tujuh tersangka baru di kasus dugaan suap Bupati Pemalang nonaktif Mukti Agung Wibowo (MAW).

Ketujuh tersangka Aparatus Sipil Negara (ASN) itu di antaranya dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan hingga Sekretaris DPRD Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

“Jika sudah mempunyai kekuatan hukum yang tetap, maka berdasarkan PP Nomor 32/1979, ASN tersebut bisa dipecat, “ ujar Imam Subiyanto, Selasa 14 Maret 2023.

Tujuh orang pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Pemalang yang sebelumnya sejak tanggal 7/3/2023 mendapatkan undangan sebagai tersangka dari Gedung Merah Putih - KPK Jakarta, hingga berita ini dibuat belum pulang ke rumah.

Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri dalam siaran persnya membenarnya jika pihaknya tengah mendalami dan mengembangkan kasus suap jual beli jabatan sebesar Rp. 6,1 M yang melibatkan Bupati Pemalang non aktif dan sejumlah pejabat di Kabupaten Pemalang tersebut.

Secara terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Pemalang, Agung Puntadewo kepada wartawan membenarkan jika sudah ada 2 orang pejabat tersebut yang datang ke kantornya sebelum berangkat ke Jakarta memenuhi undangan KPK.

“Mereka datang baru sebatas konsultasi tentang syarat-syarat pensiun dini “ ujar Agung Puntodewo.

Dari sini KPK ahirnya memanggil ke 7 pejabat tersebut ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan. Sebagaimana diinformasikan sumber, ke 7 Pejabat tersebut adalah:

-1 Abdul Rohman Kepala Disdik, -2 Mubarok Ahmad Kepala BPPD, -3 Suhirman Bapermas, -4 Moh Ramdlon Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman, -5 Bambang Haryono Kepala Kesbanglimas, -6 Raharjo Kepala LH, -7 Sodik Ismanto Sekwan DPRD.

Diberitakan sebelumnya, Bupati Pemalang Non Aktif Mukti Agung Wibowo bersama sejumlah pejabat terkena OTT KPK di sebuah rumah di Jakarta. Pada ahirnya berkembang diadakannya penyegelan di ruang kerja Kantor Bupati Pemalang.

Dalam sidang pengadilan Tipikor di Pengadilan Negeri Semarang dengan tersangka Bupati Pemalang Non Aktif, Plt Sekda Pemalang Slamet Masduki dkk akhirnya terungkap keterlibatan sejumlah pejabat.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita