ADA banyak pilihan aset yang bisa Anda simpan atau investasikan untuk masa depan. Salah satunya adalah aset digital.
Bagi Anda yang belum tahu, aset digital adalah segala sesuatu yang dibuat dan disimpan secara digital, dapat diidentifikasi dan ditemukan, serta memiliki atau menawarkan nilai. Belakangan ini, aset digital sering dipilih sebagai sarana investasi karena kemampuannya menghasilkan keuntungan besar dalam waktu singkat.
Terlepas dari itu, Anda harus meneliti dan memahami dengan cermat sebelum memutuskan untuk memiliki aset digital sebagai opsi investasi. Baca lebih lanjut tentang sumber daya digital di artikel berikut.
-A. Jenis Aset Digital
Berikut beberapa aset digital yang cukup populer untuk dijadikan investasi karena diyakini mampu menghasilkan keuntungan besar dalam jangka waktu tertentu.
-1. Cryptocurrency
Anda mungkin sudah familiar dengan aset digital ini. Ya, cryptocurrency termasuk dalam aset digital yang dapat Anda investasikan. Dikutip dari laman Openware, inilah jenis aset digital paling populer di pasaran. Ada banyak cryptocurrency di pasaran, yang paling populer adalah Bitcoin, Ethereum, Tether, Dogecoin, dan Binance Coin.
Cryptocurrency menggunakan basis kriptografi dari blockchain untuk menyimpan nilai, menyediakan media pertukaran dan bertindak sebagai unit akun. Crypto sering disebut sebagai uang digital, yang artinya dapat dibeli, dijual, dan diperdagangkan melalui bursa. Namun, cryptocurrency digital bukanlah uang yang dapat dijamin oleh bank sentral, sehingga tidak dapat digunakan untuk membayar hutang berdasarkan undang-undang saat ini.
-2. NFT
Aset digital lain yang saat ini banyak dipilih investor adalah NFT atau Non-Fungible Token. NFT semakin banyak digunakan untuk hal-hal seperti grafik dan perekaman media untuk memungkinkan pengguna memiliki sumber daya unik. Dapat juga digunakan sebagai bukti kepemilikan aset virtual.
NFT menyatakan bahwa pemegangnya memiliki aset digital pokok dan dapat menjual, menukar, atau mengembalikannya. Ini memungkinkan pemegang NFT untuk membuktikan identitas mereka dan mendapatkan akses ke ruang virtual atau fisik.
-3. ID yang Didukung Aset
Jenis aset digital berikutnya adalah token yang didukung aset. Ini adalah kendaraan untuk memperdagangkan aset tradisional, aset fisik seperti emas dan minyak, antar pengguna di blockchain. Tokenisasi aset ini dapat membantu masalah likuiditas aset dan membuatnya lebih mudah diakses oleh investor dan pengguna.
-4. Real Estat Komersial Token
Mirip dengan token yang didukung aset, real estat komersial yang diberi token juga dapat digunakan sebagai token sebagai aset digital. Proses tokenisasi real estat seperti itu dapat membuka peluang kepemilikan bagi lebih banyak investor dengan meningkatkan likuiditas, meningkatkan transparansi dalam bukti kepemilikan, dan menyederhanakan transaksi.
-B. Kelebihan berinvestasi dalam aset digital
Seperti sarana investasi lainnya, aset digital dapat memberi Anda keuntungan di masa depan. Berikut keuntungan berinvestasi aset digital:
-1. ROI (Return On Invesmen) yang Menjanjikan
Investasi aset digital sangat populer sekarang dan banyak investor beralih ke sana karena janji ROI yang menguntungkan. Selain itu, Anda bisa mencoba investasi digital dengan nominal kecil. Berbeda dengan investasi di dunia nyata, dimana biasanya ada fee tertentu yang cukup tinggi. Siapa pun yang memiliki koneksi internet juga dapat berdagang di pasar digital. Jadi penempatan ini sangat fleksibel.
Ada beberapa batasan di dunia nyata. Misalnya, saat berinvestasi di pasar saham, terkadang ada batasan pendapatan yang menghalangi investor rata-rata untuk berpartisipasi.
-2. Ciptakan penghasilan pasif
Dengan pengembalian investasi yang menjanjikan, Anda dapat menggunakan aset digital sebagai sumber penghasilan tambahan. Berinvestasi online, Anda dapat menghasilkan keuntungan tanpa harus bekerja keras. Apapun, strategi investasi yang efektif diperlukan untuk mencapai hasil yang diinginkan.
-3. Keamanan terjamin
Ruang digital yang Anda gunakan untuk berinvestasi biasanya lebih aman. Investasi digital yang dilakukan secara online biasanya dilengkapi dengan teknologi blockchain, memungkinkan Anda menjaga aset Anda lebih aman secara online atau offline. Jadi, investasi digital ini sangat aman jika investor menggunakannya dengan benar.
-4. Mudah diakses setiap saat
Karena semua transaksi dilakukan secara online, Anda pun memiliki kebebasan untuk menggunakan aset digital ini. Anda dapat memiliki satu tempat sentral online untuk menyimpan dan mengontrol barang-barang Anda kapan saja, di mana saja.
-C. Kekurangan Berinvestasi dalam Aset Digital
Meski menawarkan banyak keuntungan, Anda tetap perlu berhati-hati saat memilih aset digital untuk investasi.
Hal ini karena beberapa risiko dapat terjadi, seperti:
-1. Ada risiko tinggi
Pengembalian tinggi yang dijanjikan dari kepemilikan aset digital juga ternyata berisiko besar. Ini karena nilai aset digital Anda bisa naik turun tanpa batas. Jadi keuntungan yang Anda dapatkan hari ini mungkin tidak bertahan lama. Anda mungkin mengalami kerugian karena harga di pasar berfluktuasi dengan cepat.
Selain itu, aset digital umumnya bergantung pada tren. Sebagai properti makmur, nilainya terus meningkat. Pada saat yang sama, aset yang kurang mendapat perhatian bisa mengalami penurunan tajam.
-2. Tidak ada otoritas pelindung
Anda harus tahu bahwa investasi dalam aset digital ini belum dilindungi. Karena semua transaksi dilakukan secara online dalam sistem otomatis. Jadi tidak ada otoritas manusia untuk menjalankan perdagangan digital.
Berbeda dengan investasi riil yang dijamin oleh otoritas tertentu agar investor lebih aman dalam bertransaksi.
-3. Tidak ada dasar untuk analisis
Kelemahan lain dari jual beli aset digital adalah tidak adanya dasar untuk menganalisis perdagangan. Misalnya, saat Anda memasuki pasar mata uang kripto, tidak ada dasar untuk menganalisis transaksi. Ini karena peran mata uang digital bukanlah mata uang riil, yang dapat dianalisis menggunakan kondisi ekonomi, suku bunga referensi, dan data ekonomi makro lainnya.
-4. risiko pencurian
Banyak yang percaya bahwa aset digital lebih aman karena dilindungi oleh teknologi canggih. Sayangnya, risiko pencurian tidak dapat sepenuhnya dihindari. Misalnya, jika Anda melakukan investasi NFT, platform yang digunakan untuk bertransaksi bisa diretas dan investor dirugikan.
Selain itu, tidak ada aturan atau badan hukum yang melindunginya. Potensi kerugian investor tidak dapat diselidiki secara menyeluruh. Faktanya, sifat digital mereka menyulitkan penegak hukum untuk melacak investasi dalam aset semacam itu, sehingga jangkauannya dianggap sebagai pasar gelap.
Demikian penjelasan mengenai aset digital beserta jenis, manfaat dan potensi risikonya. Apakah Anda tertarik untuk memilih aset digital ini sebagai sarana investasi?