Rabu, 14/12/2022, 19:01:28
Tantangan Guru di Era Revolusi Industri 4.0
Oleh: Indra Gautama
--None--

Banyaknya aplikasi, informasi dan tontonan bisa menjadi ancaman…

MENURUT UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 1 ayat 2 Pendidikan nasional adalah pendidikan yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang berakar pada nilai-nilai agama, kebudayaan nasional Indonesia dan tanggap terhadap tuntutan perubahan zaman.

Di era Teknologi yang berkembang sangat pesat ini menimbulkan dampak yang sangat luar biasa kepada hampir seluruh aspek kehidupan, tak terkecuali pada dunia pendidikan.

 

Pendidikan di era tahun 1980an pada saat itu penulis masih bersekolah di tingkat dasar jelas berbeda dengan pendidikan di era Revolusi Industri 4.0 seperti sekarang, dimana penggunaan internet untuk pendidikan menjadi sangat penting.

Sebelum berkembangnya internet pembelajaran dan mencari informasi masih didominasi dengan penggunaan buku. Namun pada saat ini tidak hanya dari buku saja, namun pencarian informasi dilakukan dengan sangat terbuka dan lebih luas lagi dengan menggunakan internet.

Kemajuan teknologi yang demikian pesat menjadi tantangan tersendiri bagi seorang guru, seorang guru harus terus bisa meningkatkan kompetensinya, baik penguasaan materi, pemahaman terhadap peserta didik, pembelajaran, pengembangan pribadi dan profesionalisme.

 

Seorang guru harus mampu meningkatkan kemampuanya terutama yang berkaitan dengan teknologi agar dapat melakukan pembelajaran yang kreatif, inovatif dan juga menyenangkan.

Sesuai dengan Hadist Nabi “Didiklah anak-anakmu sesuai dengan zamannya, karena mereka hidup bukan di zamanmu” (H.R. Ali Bin Abi Thalib). Maka seorang guru wajib mengikuti perkembangan zaman. Anak-anak yang sudah sangat akrab dengan penggunaan smartphone, perlu bagi guru untuk bisa memberikan arahan yang positif bagi peserta didiknya.

Karena selain dampak positif sudah pasti ada dampak negative dari sebuah kemajuan teknologi. Banyaknya aplikasi, informasi dan tontonan bisa menjadi ancaman bagi peserta didik bila dalam penggunaannya tidak diarahkan dengan baik oleh guru dan orang tuanya.

 

Kemampuan guru dalam teknologi dan memahami aplikasi aplikasi yang ada akan membantu guru dalam proses memberikan arahan dan juga sebagai alat untuk membantu dalam proses pembelajaran.

Selain dari workshop, seminar, diklat dan lainnya, meningkatkan kemampuan guru bisa juga dengan belajar secara otodidak, aplikasi-aplikasi yang dapat menunjang pekerjaan sebagai guru. Berbagai aplikasi dapat kita unduh dengan mudah, dan untuk mempelajarinya banyak tersedia video tutorial yang dapat dilihat di youtube.

Kegiatan belajar akan menjadi pengalaman yang menyenangkan bila guru dapat menampilkan materi melalui tampilan video yang bisa dibuat sendiri, dengan aplikasinya yang cukup familiar seperti Kinemaster, Filmora, Inshot, Viva video, Power director dan lain-lain. Sedang untuk menampilkan presentasi, guru dapat mempelajari aplikasi-aplikasi selain Microsoft power point yaitu Canva, google slides, keynote, SlideDog dan lain sebagainya.

 

Selain itu masih banyak lagi aplikasi yang dapat digunakan untuk pembelajaran yang lebih kreatif dan menyenangkan. Selain aplikasi aplikasi edit video dan presentasi ada juga berbagai aplikasi game edukasi yang dapat digunakan oleh guru dalam melakukan kegiatan pembelajaran, dapat digunakan juga pada saat ice breaking.

Untuk meningkatkan kemampuan IT pada seorang guru, sekarang sangat banyak kegiatan-kegiatan webinar atau workshop yang semuanya bisa diakses dengan mudah. Informasi tentang workshop, diklat dan lainnya bisa dicari baik itu lewat pencarian google, Instagram, grup telegram dan lainnya.

Selain mudah mendapatkan informasi dalam pelaksanaannya juga tidak sulit karena biasanya menggunakan system daring atau dalam jaringan. Aplikasi yang digunakan biasanya adalah zoom dan live streaming youtube. Ada juga aplikasi selain zoom seperti google meet, Microsoft team, Cisco webex meeting dan lain sebagainya.

 

Dengan kemampuan guru dalam teknologi dapat membantu proses pembelajaran, baik proses belajar, proses pembuatan materi ajar, dokumentasi, pembuatan konten-konten video pembelajaran dan lain sebagainya. Dengan penguasaan teknologi yang baik guru juga dapat memberi arahan terbaik agar peserta didik dapat terhindar dari dampak negative kemajuan teknologi.

Tidak ada kata sulit untuk terus belajar, belajar sepanjang hayat dan terus berusaha untuk meningkatkan kemampuan, mengembangkan potensi, wawasan sebagai seorang guru. Guru yang tidak sekedar menggugurkan kewajiban tapi juga terus berusaha Menjadi guru yang hebat dan menginspirasi untuk peserta didiknya.

Tulisan dalam Kolom Opini ini adalah kiriman dari masyarakat. Segala tulisan bukan tanggung jawab Redaksi PanturaNews, tapi tanggung jawab penulisnya.

 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita