Senin, 18/04/2022, 05:27:21
Gebrak Ajari Mahasiswa dan Masyarakat Bongkar Kasus Korupsi di Brebes
-LAPORAN TAKWO HERIYANTO

Gebrak menggelar kegiatan tadarus anggaran dan anti politik atau disingkat Tangga Antik (Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Koordinator Badan Pekerja Gerakan Berantas Korupsi (Gebrak), Darwanto, mengungkapkan keprihatinannya dengan kondisi Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang kerap kali terjadi kasus korupsi, bahkan berulang kali di daerahnya.

Hal itu disampaikan Darwanto saat mengisi materi terkait bagaimana cara membongkar kasus korupsi, salah satunya dalam pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Brebes.

Darwanto memberikan pemahaman terkait bagaimana cara membongkar kasus korupsi dalam kegiatan Tadarus Anggaran dan Anti Politik (Tangga Antik), yang diadakan selama dua hari, mulai 16-17 April 2022, di Markas Gebrak, Jalan Taman Siswa Brebes.

Menurut Darwanto, fenomena kasus korupsi terkait pengadaan barang dan jasa itu, menjadi tantangan bersama untuk diselesaikan agar tidak terus terulang kembali.

"Kita prihatin memang, melihat kondisi Kabupaten Brebes yang tidak maju-maju karena kerapkali terjadi kasus korupsi yang terus berulang kali," ujar Darwanto, di sela-sela kegiatan, Senin 18 April 2022.

Darwanto mengatakan, kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu untuk memberikan pemahaman kepada para mahasiswa dan para pemuda tentang potensi-potensi yang ada dalam pengadaan barang dan jasa.

"Termasuk bagaimana cara membongkar kasus-kasus yang berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa, sehingga diharapkan mereka bisa terlibat langsung dalam pengawasan dan monitoring dalam pengadaan barang dan jasa yang ada di Kabupaten Brebes," kata Darwanto.

Dengan demikian, pengadaan barang dan jasa bisa berjalan dengan semestinya. Dengan harapan tidak ada yang dikorupsi, dan tidak ada yang berjalan tidak sesuai dengan aturan.

Ketua Panitia kegiatan, Redi Liana mengatakan, kegiatan bertajuk Tangga Antik yang kepanjangannya adalah Tadarus Anggaran Anti Korupsi. Di mana, kegiatan tersebut dilakukan rutin setiap tahun oleh Gebrak pada bulan suci Ramadhan.

Terkait dengan materi yang disampaikan, menurut Redi, ada tiga, di antaranya teknik mengenai analisis anti korupsi, kemudian investigasi kasus pengadaan barang dan jasa dan teknik penulisan dugaan laporan korupsi.

"Alhamdulillah kegiatan yang berlangsung mulai selepas tarawih dan menjelang sahur selama dua hari ini berjalan dengan lancar," ucap Redi.

Bahkan, para peserta yang mengikuti kegiatan ini, di antaranya dari kalangan aktivis mahasiswa seperti Keluarga Besar Pelajar Mahasiswa Daerah Brebes (KPMDB), Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), dan Gerakan Mahasiwa Nasional Indonesia (GMNI) Brebes.

Selain itu, kegiatan Tanggan Antik ini juga diikuti dari aktivis mahasiswa Tegal dan Cirebon serta elemen mayarakat umum maupun kalangan pemuda, seperti dari Brebes Youth Center, Forum Pojok Stasiun. Termasuk dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Oemah Rakyat, juga sangat antuisias mengikuti kegiatan selama dua hari ini," tutup Redi.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita