Minggu, 03/04/2022, 06:20:12
Tri (Psikolog): Puasa Bermanfaat bagi Kesehatan Mental dan Jiwa
-LAPORAN ZAENAL MUTTAQIEN

Hj Tri Murdiningsih MPsi (Psikolog) anggita DPRD Brebes (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Menjalankan ibadah puasa yang menjadi kewajiban bagi umat muslim, memiliki banyak manfaat. Tidak hanya berdampak baik pada sisi kesehatan fisik, menjalankan ibadah puasa juga dapat merasakan manfaat untuk kesehatan mental dan jiwa.

Hal itu diungkapkan Hj Tri Murdiningsi MPsi (Psikolog), kepada PanturaNews, Minggu 03 April 2022.

"Menjalankan ibadah puasa, seseorang dapat mengatasi hawa nafsu dan cenderung menjauhkan hal-hal negatif," katanya.

Lebih lanjut menurut psikolog yang juga anggota DPRD Brebes ini menyebutkan, bahwa ibadah puasa dapat meningkatkan rasa simpati. Menjalankan ibadah puasa artinya umat muslim tidak diperbolehkan untuk mengonsumsi makanan atau minuman setelah waktu sahur hingga waktu berbuka.

"Ketika orang menahan haus dan lapar selama satu hari, maka secara tidak langsung meningkatkan simpati seseorang pada orang lain yang kekurangan makanan," tutur politisi dari PDIP ini.

Kata dia, simpati adalah salah satu perasaan peduli terhadap orang lain sehingga membuat orang lain merasa lebih baik atau bahagia. Dengan begitu, menjalankan ibadah puasa akan membuat seseorang lebih mudah untuk berbagi pada orang lain yang berkekurangan.

Dikatakan, puasa juga dapat mengubah seseorang menjadi lebih baik. Sebab, ibadah puasa yang dijalankan dengan baik dapat mengurangi kebiasaan buruk yang sering dilakukan, misalnya berbohong. Tidak hanya itu, puasa juga dapat menurunkan kebiasaan gaya hidup tidak sehat, seperti kebiasaan merokok atau mengonsumsi alkohol.

"Dengan kata lain, berpuasa dapat membantu seseorang menahan diri demi untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi," ucap Tri Murdiningsih yang juga ketua Komisi IV DPRD Brebes ini.

Dampak psikologisnya, ungkap dia, puasa dapat mengurangi risiko depresi. Artinya, menjalankan ibadah puasa dapat membuat kesehatan menjadi lebih baik lagi. Hal ini tentunya akan menurunkan risiko depresi seseorang.

Masih menurut Tri Murdiningsih, menjalankan ibadah puasa dapat mengubah suasana hati. Puasa sama dengan meningkatkan kebiasaan positif, hal inilah yang dapat mengubah suasana hati menjadi lebih baik lagi.

"Ada banyak kebiasaan positif yang dapat dilakukan untuk mengubah suasana hati menjadi lebih baik, seperti melakukan hal baik untuk orang di sekitar seperti membantu orang lain," pungkasnya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita