Senin, 05/04/2021, 20:30:44
Bupati Indramayu Jenguk Korban Ledakan Kilang di RSPP Jakarta
W.CL-LAPORAN RESMAN S

Bupati Indramayu Nina Agustina jenguk pasien dan keluarga korban ledakan kilang RU.VI Balongan di RSPP Jakarta. (Foto: Media Centre)

PanturaNews (Indramayu) - Bupati Indramayu, Nina Agustina mengunjungi enam pasien luka bakar di Rumah Sakit Pertamina Pusat (RSPP). Kunjungan itu untuk memastikan warga terdampak ledakan dan kebakaran Kilang Balongan mendapat layanan medis dengan baik.

Nina Agustina didampingi Ketua PKK Indramayu, Setyowati Anggraini Saputro, melihat langsung kondisi korban serta memastikan kondisi keluarga yang menunggu selama masa rawat inap, Senin 5 April 2021.

"Tim Dokter Spesialis masih menangani para korban terdampak insiden tangki Kilang Balongan di Unit Luka Bakar RSPP Jakarta," terang Nina.

Sebagai bentuk perhatian Pemkab Indramayu terhadap warga masyarakat yang tertimpa musibah, Bupati Nina berharap tim dokter RSPP terus melakukan pengawasan dan memantau kondisi para korban, serta memberikan informasi perkembangan setiap saat.

Nina juga terus melakukan kordinasi dengan tim medis RSPP yang menangani enam pasien korban ledakan Pertamina RU VI Balongan saat ini. Informasi perkembangan kondisi keenam warganya terus dilakukan setiap saat, sehingga akan terus terbangun komunikasi atas upaya Pemkab Indramayu terhadap masalah penanganan tersebut.

"Para korban semoga diberikan kesabaran dan terus berdoa untuk kesembuhan, saat ini keadaan korban sudah semakin membaik," kata Nina

Selain itu Nina juga memohon doa kepada masyarakat Indramayu, agar semua upaya dan ikhtiar yang dilakukan untuk para korban dalam rangka kesembuhan fisik maupun dampak psikologis/ trauma, agar kembali sehat seperti sediakala.

"Kepada keluarga yang menunggu di RSPP, semoga diberikan kesabaran, ketabahan dan seluruh korban yang menjalani perawatan segera dipulihkan kembali," pungkasnya.

Sementara itu, data yang diterima dari Tim Medis RSPP Jakarta, update kondisi pasien per 4 April 2021 pukul 20.30 WIB di Burn Unit RSPP dapat dijelaskan bahwa pasien atas nama:

-1) Tn. IA, 17 tahun, ruang ICU: Luka bakar grade II-III 60 % dengan trauma inhalasi hari VII. Kondisi stabil dengan perhatian khusus pada penanganan infeksi dan sirkulasi. Terapi sesuai kondisi pasien meliputi obat, cairan, transfusi komponen darah, cvvh, dan lain-lain. Sudah dilakukan perawatan luka pagi tadi.

-2) Tn. AF, 17 tahun, ruang ICU: Luka bakar grade II-III 40% dengan trauma inhalasi hari VII. Kondisi stabil dengan perhatian khusus pada penanganan infeksi. Terapi sesuai kondisi pasien meliputi obat, cairan, transfusi komponen darah, perawatan luka, dan lain-lain. Sudah perawatan luka bedside pagi tadi.

-3) Tn AA, 22 tahun, ruang ICU: Luka bakar grade II-III 50% dengan trauma inhalasi hari VII. Kondisi stabil dan perbaikan. Perhatian khusus pada penanganan infeksi. Terapi sesuai kondisi pasien.

-4) Tn. K, 17 tahun Ruang Perawatan: Luka bakar grade II-III 40 % dengan trauma inhalasi hari VII. Kondisi stabil dan perbaikan.

-5) Tn CI, 17 tahun Ruang Perawatan: Luka bakar grade II-III 40 %  hari VII. Kondisi stabil. Kualitas pernafasan baik. Terapi sesuai kondisi pasien. -6) Tn. DI, 17 tahun Ruang Perawatan: Luka bakar grade II-III 40 %  grade 2-3 hari VII. Kondisi stabil dan perbaikan.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita