Bupati Indramayu saat mengunjungi enam korban ledakan dan kebakaran Kilang Minyak RU VI Pertamina Balongan di RSUD Indramayu, dan langsung memerintahkan dirujuk ke RSPP. (Foto: Media Centre Pemkab)
PanturaNews (Indramayu) - Enam korban ledakan dan kebakaran Kilang Minyak RU VI Pertamina Balongan, Indramayu, Jawa Barat, sudah langsung dirujuk ke Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Jakarta, kemarin.
“Dirujuknya enam korban yang menderita luka bakar serius itu, atas perintah Bupati Indramayu saat mengunjungi RSUD kemarin,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indramayu, dr. H. Deden Bonni Kuswara, Selasa 30 Maret 2021.
Menurut Deden, begitu Bupati Indramayu, Nina Agustina memerintahkan agar enam korban dirujuk ke RSPP Jakarta, pihaknya langsung membawa korban menggunakan enam mobil ambulans. Enam warga itu mungkin berada di dekat lokasi kebakaran.
Diketahui, Bupati Indramayu Nina Agustina, melihat langsung enam orang korban luka bakar akibat ledakan tangki Pertamina RU VI Balongan di IGD RSUD Indramayu, Senin 29 Maret 2021.
Melihat kondisi luka bakar yang cukup serius, Nina bergegas memerintahkan Kadinkes dan Direktur RSUD Indramayu untuk segera merujuk keenam pasien tersebut ke RSAP Jakarta, supaya mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
"Secepatnya Pak Kadis, Bu Direktur agar enam pasien ini dirujuk ke RSPP Jakarta, kasihan luka bakarnya sangat serius," pinta Nina saat mengunjungi korban.
Bupati juga memberikan bantuan kepada keluarga korban yang menunggu saat perawatan di RSPP Jakarta, sebagai bentuk keprihatinan Pemkab Indramayu untuk para korban ledakan tangki PT Pertamina RU VI Balongan.
"Semua biaya akan ditanggung Pemkab Indramayu, ini bantuan untuk keluarga yang menunggu di Jakarta, yang sabar ya bu?," sela Nina usai menyerahkan bantuan.