Rabu, 18/11/2020, 15:47:48
Rumah Ambruk, Empat Jiwa Mengungsi
-LAPORAN ZAENAL MUTTAQIEN

Sebuah rumah ambruk di Desa Pagojengan, Kecamatan Paguyangan, akibatnya empat jiwa penghuni rumah tersebut mengungsi (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Sebuah rumah milik warga tak mampu roboh, Rabu 18 November 2020 sekira pukul 05.45 WIB. Rumah di Dukuh Kalibata RT 06 RW 01 Desa Pagojengan, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, itu roboh setelah hujan deras sejak semalam, selain itu kondisi bangunan rumah telah rapuh dimakan usia.

Herman (38) pemilik rumah tersebut mengatakan, rumahnya roboh di bagian tembok sepanjang 9 meter. Tembok yang ambruk merupakan bagian ruang keluarga dan dapur.

"Ambruk tadi pagi bagian tembok di sebelah kanan ambruk ke bagian luar," katanya.

Saat kejadian Khoerul Muslimah (34) istri Herman, sedang memasak dan langsung lari ketika mendengar suara retakan tembok yang akan ambruk. Sehingga selamat hanya beberapa perkakas rumah tangga saja tertimpa puing-puing reruntuhan.

"Saya langsung lari ketika mendengar suara retakan tembok, sementara anak-anak masih dikamar dan tidak apa-apa," ungkapnya.

Akibat peristiwa itu Herman bersama isterinya dan kedua anaknya atau empat jiwa, mengungsi di rumah saudaranya. Herman diketahui tergolong keluarga tak mampu, sehari-hari bekerja sebagai buruh di kerajinan bata merah.

Pantauan di lokasi nampak rumah tembok berukuran 9x6 meter itu ambruk tembok bagian kanan. Sementara kondisi dinding di bagian lainnya telah retak retak dan rapuh. Pada bagian atap usuk dan kontruksi kayu masih utuh, tetapi genting tak beraturan.

Kondinator Satgas BPBD Brebes wilayah Bumiayu, Budi Sujatmiko yang meninjau langsung ke lokasi mengatakan, kondisi bangunan rumah mulai rapuh akibat dimakan usia. Meski yang ambruk tembok dinding bagian kanan, rumah tersebut tidak layak lagi dihuni.

"Tidak layak dihuni lagi kondisinya rapuh dan berbahaya," katanya.

Kepala Desa Pagojengan, Suid Nurohman membenarkan, ambruknya tembok rumah warganya tersebut. Menurutnya, dirinya bersama perangkat desa telah meninjau ke lokasi setelah mendapat laporan.

"Sudah kami tinjau dan lakukan pendataan untuk laporan ke kabupaten melalui kecamatan," katanya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita