Petugas dari Dinkes Brebes saat melakukan penjemputan ODP untuk menjalani pemeriksaaan (Foto: Dok. Zaenal Muttaqin)
PanturaNews (Brebes) - Empat warga Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, terindikasi terpapar virus Corona atau Covid-19 berdasarkan hasil rapid test. Keempat warga tersebut sebelumnya mengikuti kegiatan keagamaan di Gowa Sulawesi Selatan.
Informasi yang berhasil diperoleh pada Senin 20 April 2020 menyebutkan, tim dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Brebes, telah menjemput beberapa warga yang sebelumnya masuk dalam daftar orang dalam pemantauan (ODP) setelah kembali dari kegiatan keagamaan di Gowa pada 24 Maret 2020 lalu.
Ada 28 warga yang hari ini dijemput tim. Empat warga yang menjalani rapid tes di RSUD Bumiayu terindikasi terpapar Corona. Keempat warga tersebut dirujuk ke RSUD Brebes untuk menjalani menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Rencananya, tim Dinkes akan menjemput warga lainnya yang baru datang dari Gowa baik di Kecamatan Bantarkawung maupun Kecamatan Salem untuk menjalani rapid tes.
Kepala Dinas Kesehatan Brebes dr Sartono, ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya ODP yang terindikasi Corona tersebut.
“Dari rapid test memang benar positif ada empat orang. Total ODP jamaah pulang dari Gowa sampai saat ini untuk sementara ada 28 orang dari Brebes,” ujarnya.
Proses selanjutnya empat orang yang positif rapid test COVID-19 itu dirujuk ke RSUD Brebes.
“Mereka dites di RSUD Bumiayu. Tapi kita akan lakukan tes swab kepada semua ODP tersebut. Sampel swab itu selanjutnya kita kirim ke Salatiga untuk diuji di laboratorium,” jelas Sartono.
Kata dia, jika empat orang positif rapid test COVID-19 kondisinya sehat. Selain itu, juga mereka sudah melakukan isolasi mandiri selama 16 hari.
“Rapid test COVID-19 memang akurasinya belum 100 persen. Makanya kita segera lakukan uji swab sampel dahak untuk memastikannya,” pungkas pungkas Sartono.