Kamis, 17/01/2019, 15:47:15
Ganjar: Kekurangan Blangko Munculkan Pungli KTP-el
-LAPORAN ZAENAL MUTTAQIEN

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo berdialog dengan warga saat meninjau perekaman KTP-el di Kecamatan Paguyangan (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, kekosongan blangko Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) menimbulkan banyak isu-isu yang negatif, seperti pelayanan yang tidak baik, bahkan memunculkan isu pungli. Mengatasi hal itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah mengajukan permintaan pengiriman blangko KTP-el minimal sebanyak satu juta lembar.

"Kita minta dikirim satu juta lembar uantuk dapat mengatasi kekurangan selama ini," katanya saat melakukan peninjauan perekaman KTP-el di Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Kamis 17 Januari 2019.

Menurutnya, di Jawa Tengah saat ini ada sekitar 800 ribu warga yang telah melakukan perekaman dan belum mendapatkan KTP-el karena kekosongan blangko. Jika permintaan itu dipenuhi maka pada tahun ini dapat dipastikan semua warga di Jawa Tengah akan memiliki KTP-el semua.

"Kebutuhan kita sesuai jumlah yang belum memiliki KTP-el 800 ribu orang, jadi kalau ditambah satu juta akan tercukup," terang Ganjar.

Dikatakan, pengajuan dan proses pelayanan pembuatan KPT-el semuanya gratis. Warga yang mengurus pembuatan administrasi kependudukan tersebut tidak dipungut biaya.

"Kalau ada yang memungut biaya itu berarti pungli dan jangan segan untuk melaporkan," kata Ganjar.

Isu pungli selama ini muncul karena didorong adanya kekosongan blangko atau stok KTP-el yang terbatas selama ini. Kedatangannya diantaranya untuk memastikan secara langsung bahwa isu-isu pungli terkait pelayanan administrasi tersebut tidak benar.

"Tadi saya tanyakan langsung ke warga yang membuat KTP-el, semuanya mengatakan gratis tidak diminta biaya sedikit pun," ungkap Ganjar.

Meski begitu, Ganjar tetap mengingatkan kepada semua pihak khususnya yang terlibat dalam pelayanan masyarakat untuk tidak melakukan pungli. Jika masih ada yang nakal dan terbukti, pihaknya tidak akan segan untuk menindak oknum yang nakal tersebut.

"Jadi sekali lagi layani masyarakat dengan baik dan jangan melakukan pungutan yang tidak benar," tandas Ganjar.

Ganjar melakukan kunjungan dan melihat langsung kegiatan perekaman KTP-el Kecamatan Paguyangan yang pada kesempatan tersebut dipusatkan di Balai Desa Taraban. Ganjar sebelumnya sempat melakukan kegiatan program Gubernur Mengajar di SMA Negeri 1 Bumiayu.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita