Korban yang hilang akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa pada pagi harinya (Foto: Dok/Hanis BPBD)
PanturaNews (Tegal) - Dengan ditemukanya korban hilang menyusul tiga kapal tongkang yang sedang tambat menghantam anjungan di kawasan Pantai Alam Indah (PAI) Kota Tegal, Jawa Tengah, Rabu 25 April 2017 sekitar pukul 17.30 WIB, korban tewas menjadi tiga orang.
Sebelumnya setelah insiden, Tim SAR Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tegal, menemukan korban tewas yakni Johan (42) warga Desa Mindaka, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal dan Yudha Berlinu Jianto warga Jalan Kepodang 21 Kelurahan Randugunting, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal. Para korban adalah pemancing yang berada di anjungan.
Sementara korban yang sebelumnya dinyatakan hilang terseret ombak, yakni Adi Junisetiwan (26) warga Jalan Slamet Gang El Bahar, Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal berhasil ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian, Kamis 26 April 2018 pagi.
Sedangkan korban selamat yang berjumlah 6 orang adalah 1. Jumadi warga Jalan Kaligung, Kelurahan Panggung, Tegal Timur, Kota Tegal. 2. Aji Minarto Warga Jalan Kaligung Panggung, Tegal Timur. 3. Hengky Warga Jalan Kaligung Panggung, Kota Tegal. 4. Bagus Untung Warga Jalan Werkudoro Slerok, Tegal Timur. 5. Dwi Wijaya warga Desa Mejasem, Kabupaten Tegal. 6. Fakhturozi warga Desa Mindaka, Tarub, Kabupaten Tegal.
Diberitakan sebelumnya, tiga kapal tongkang yang sedang tambat, menghantam anjungan di kawasan Pantai Alam Indah (PAI) Kota Tegal, Jawa Tengah, Rabu 25 April 2017 sekitar pukul 17.30 WIB. Akibatnya, dua orang yang sedang memancing tewas, satu hilang dan 6 lainnya selamat.
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, kejadian bermula saat beberapa orang tengah memancing di anjungan, tiba-tiba dihamtam kapal tongkang yang dihempas angin kencang dan ombak besar.
Akibatnya, sembilan pemancing menjadi korban, dua diantaranya tewas, satu orang hilang dan enam lainnya selamat. Korban tewas ditemukan sekitar 700 meter ke timur.