Rabu, 25/04/2018, 08:07:02
Mensos: Angka Kemiskinan di Jateng Capai 12 Persen
-LAPORAN NINO MOEBI

Menteri Sosial usai acara Dialog Nasional Indonesia Maju di Gedung Sangrila Kota Tegal (Foto: Nino)

PanturaNews (Tegal) - Angka kemiskinan di Jawa Tengah ada dikisaran angka sekitar 12 persen lebih, sedangkan untuk Kota Tegal dikisaran angka 8 persen lebih, berarti dibawah rata-rata nasional 10,12, itu sudah cukup. Tentu kalau seluruh intsrumen dilakukan, apalagi kalau PKH ditambah indeknya, untuk angka kemiskinan bisa ditekan.

Keterangan tersebut disampaikan Menteri Sosial, Idrus Marham usai acara "Dialog Nasional Indonesia Maju" yang dilaksanakan di Gedung Sangrila Jalan Yos Sudarso Kota Tegal, Jawa Tengah, Rabu 25 April 2018 sore.

Tahun pertama Pemerintahan Jokowi, pada akhir 2017 sudah dirilis oleh BPS bahwa terjadi penurunan angka kemiskinan, dari yang tadinya 27 juta lebih sekian, menjadi 26 juta lebih atau setara dengan 10,12 persen.

"Kita telah mengambil langkah-langkah, dan Jokowi menciptakan berbagai  macam instrumen termasuk bagaimana PKH ini kita tingkatkan. Karena berdasarkan survey dan kajian yang dilakukan oleh berbagai lembaga, PKH adalah merupakan instrumen yang paling efektif untuk menekan angka kemiskinan," tutur Idrus.

Oleh karena itu, proyeksi kita pada akhir periode pertama Jokowi ini kita harapkan dari 10,12 persen kemiskinan menjadi katakanlah 9 persen, itulah yang kita inginkan kedepan.

Untuk mencapai ini banyak langkah yang harus kita tempuh, yang pertama adalah, kita ingin menjadikan Bank data terpadu menjadi rujukan dari keseluruhan Bank sosial yang ada, apakah itu PKH, Rasta, BPJS, Kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat, LPJ, juga Mentri Pertanian yang telah memberikan bantuan seperti pupuk, bibit bahkan terakhir ini ada  bantuan ayam, semua instrumen itu secara kumulatif akan di diproyeksikan mengurangi kemiskinan.

Kalau seluruh intsrumen kita lakukan apalagi kalau PKH ditambah indeknya, Indrus punya keyakinan untuk angka kemiskinan bisa ditekan.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita