Rabu, 25/04/2018, 07:45:13
Gono: Jangan Tergiur Iming-Iming Rp 100 Ribu
-LAPORAN SL. GAHARU

Sugono saat sosialisai program Sreg 5 Sempurna dihadapan 200 warga Kelurahan Slerok (Foto: Gaharu)

PanturaNews (Tegal) - Masyarakat, apalagi warga PDI Perjuangan, jangan tergiur pemberian uang Rp 100 ribu. Sebab, dengan menerima pemberian uang yang tak seberapa itu, masyarakat akan menyesal selama lima tahun. Jangan tergiur iming-iming.

Hal itu ditegaskan Sugono saat konsolidasi dan sosialisasi Pasangan calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Tegal Nomor 5 yang diusung PDI Perjuangan, Herujito-Sugono (Heru-Gono) di Kampung Bedeng Jalan Abimanyu RT: 02 RW: 01 Kelurahan Slerok, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, Jawa Tengah, Rabu 25 April 2018 pukul 16.00 WIB.

“Kalau calon ngasih uang ke warga dan minta agar dipilih, itu sama saja menghargai warga hanya dengan Rp 100 ribu. Kuwé pada baé ngécé. Setelah itu, karena sudah merasa membeli suara, maka selanjutnya dia tidak akan memikirkan warga lagi,” ujar Gono dihadapan 200 warga Slerok yang hadir.

Menurut Gono, jika warga menolak pemberian itu, sama saja merendahkan harga diri. Tapi jika menolak, itu akan menunjukan bahwa harga diri warga sangat mahal.

Calon yang minta dipilih dengan memberi uang, kalau sudah jadi pasti akan berpikir untuk mengembalikan modal, maka yang terjadi akan melakukan korupsi. Uang Rp 100 ribu, akan habis dalam sekejap. Sedangkan jabatan walikota itu lima tahun. Jadi pemberian Rp 100 ribu itu sama saja dengan merendahkan harga diri warga.

“Apalagi warga PDI Perjuangan, harus berani menolak karena sudah punya calon sendiri. Dan khususnya warga Slerok, kalau tidak memilih Herujito yang asli wong Slerok, ya kebangeten,” tandas Sugono.

Heru-Gono, lanjutnya, akan memberikan warga bukan dengan uang tapi dengan program kerja Sreg 5 Sempurna. Yaitu program yang pro wong cilik. Program pelayanan kepada masyarakat, terutama masyarakat kurang mampu.

Gono menjelaskan, bahwa program yang akan dijalankan ketika Heru-Gono mendapat amanah menjadi Walikota dan Wakil Walikota Tegal, adalah pertama PAUD gratis. Program yang kedua, program dokter jemput pasien untuk lansia dan ibu melahirkan.

Sedangkan program Heru-Gono Sreg yang ketiga, adalah mempermudah pinjaman modal kepada UMKM sebesar Rp 5 sampai Rp 20 juta. Namun UMKM tidak hanya diberikan modal, tapi diberikan juga pendamping.

Selanjutnya, program keempat adalah Pelayanan Tanpa Antri. Ketika warga datang untuk ngurus Akta Kelahiran, KK atau KTP, data langsung dimasukan. Selesai dalam hitungan menit, warga tinggal pulang. Ketika sudah jadi, petugas khusus dari kelurahan akan mengantarkan ke rumah warga. Dan program yang ke lima adalah penataan kampung nelayan dan pelabuhan.

“Program yang dimiliki Heru-Gono adalah program yang pro wong cilik. Itu adalah perintah langsung dari Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, bahwa walikota dan wakil walikota dari PDI Perjuangan harus berpihak kepada rakyat kecil. Makanya saya dan Pak Heru, setiap hari blusukan menemui rakyat, bukan menemui pengusaha,” tutur Gono.

Ditegaskan Gono, bahwa program Sreg 5 Sempurna adalah program yang bagus. Bukan janji muluk-muluk, tapi program yang nyata. “Nah, program yang sudah bagus itu, saya tambah satu, bahwa jika mendapat amanah, separo gaji saya wakafkan untuk menyantuni yatim piatu,” pungkasnya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita