Senin, 09/04/2018, 06:09:20
Tanah Labil, Kebocoran Air dari Pipa PDAM Tinggi
-LAPORAN ZAENAL MUTTAQIEN

Ilustrasi

PanturaNews (Brebes) - Karena kondisi tanah yang labil dan sering mengalami pergerakan, pipa transmisi PDAM Unit IKK Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, sering mengalami kebocoran bahkan putus. Bahkan tingkat kebocoran diperkirakan mencapai lebih dari 20 persen.

"Kebocoran di sini bisa mencapai 20 persen karena kondisi tanah labil," ujar Kepala PDAM Unit IKK Sirampog, Muhamad Isa, Senin 09 April 2018.

Menurutnya, kondisi tanah di wilayah Kecamatan Sirampog sering mengalami pergerakan, sehingga mengakibatkan pipa transmisi mengalami pergeseran bahkan sering putus. Akibat pergeseran tanah juga sering kali pipa yang semula ditanam menjadi menggantung karena tanahnya mengalami longosr.

"Kondisi tanah di Sirampog selain bergerak juga sering mengalami longsor," kata Isa.

Dikatakan, di beberapa titik tertentu juga sering mengalami pipa putus dan bocor. Kebocoran seringkali sulit diketahui, karena saat bocor tidak naik ke atas, tapi turun ke bawan yang mengakibatkan longsor.

"Kalau di lokasi lain bocor airnya akan melua ke atas, tapi kalau di sirampog airnya tidak meluap tiba-tiba air tidak mengalir atau berkurang alirannya," ungkap Isa.

Menangani kondisi tersebut, petugas PDAM Sirampog selalu melakukan gerak cepat dalam menangani pipa bocor atau putus. Sehingga setiap kebocoran harus dapat diperbaiki dalam satu hari.

"Kalau ada yang bocor kami langsung perbaiki jangan sampai lebih dari sehari kerudakannya," kata Isa.

Tenaga teknis juga sering didatangkan dari Unit IKK Tonjong untuk membantu tenaga teknis Unit IKK Sirampog yang hanya dua orang. Langkah itu dilakukan untuk menjamin kelancaran pasokan air bagi para pelanggannya.

Ditambahkan, keboncoran biasanya terjadi di titik-titik tertentu, seperti di jalur Igirbohong dan di Sabrang Mendala. Pada titik tersebut pergerekan tanah sangat sering terjadi, sehingga pada titik tersebut menjadi prioritas penangan dan pemantauan.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita