Untuk meyakinkan telur asli, pejabat DKP3 makan telur hasil Sidak (Foto: Johari)
PanturaNews (Tegal) - Beberapa hari ini masyarakat Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, Jawa Tengah, digegerkan adanya isu telur yang diduga palsu.
Isu tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Dinas Kelautan, Perikanan Pertanian dan Pangan (DKP3) Kota Tegal yang dipimpin Heru Prasetya, Kabid Peternakan untuk melakukan pemeriksaan sample telur, Jumat 23 Maret 2018. Hasil dari inspeksi mendadak (Sidak), tim DKP3 tidak menemukan telur palsu, semuanya telur asli.
Usai melakukan pemeriksaan dengan cermat Tim menyatakan bahwa telur yang diduga palsu itu adalah telur asli. “Setelah dilihat dari fisik telur, dari kulit dan membran serta isi telur tersebut adalah telur asli, bukan telur palsu.” ujar Kepala Seksi Kesehatan Hewan Dan Kesehatan Masyarakat Vetriner Dinas Kelautan Dan Pertanian (Dislatan) Kota Tegal, drh Liza Atikah.
Anggota tim lainnya yang juga ikut melakukan pemeriksaan, Kristin menyampaikan bahwa telur terbagi menjadi tiga bagian yakni cangkang, putih telur dan kuning telur. “Cangkang pun terbagi menjadi tiga bagian yaitu lapisan pertama yang berwarna coklat, kedua strutum dan yang terakhir itu membran.” ujar Kristin.
“Membran inilah yang sering dikira plastik oleh masyarakat namun sebenarnya itu lapisan yang namanya membran. Membran juga tebal tipisnya itu dipengaruhi oleh pakan dan kondisi genetik dari ayam itu sendiri.” tambah Kristin
Sedangkan Lurah Panggung, Heru Sukoco yang mendapat laporan dari masyarakat pada beberapa hari yang lalu juga membenarkan adanya laporan dari masyarakat di wilayahnya.
“Pada hari ini (23/3) ada dari tim dinas terkait untuk memeriksa kondisi telur tersebut. Dan setelah melakukan pemeriksaan didapati bahwa telur tersebut bukan telur palsu” tutur Heru Sukoco.
Heru Sukoco juga menghimbau untuk masyarakat agar tetap mengkonsumsi telur, dan tetap seperti biasa mengkonsumsi telur sesuai kebutuhan.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Pertanian dan Pangan melalui Kabid Peternakan, Heru Prasetya juga menghimbau agar masyarakat jangan takut untuk mengkonsumsi telur, karena telur adalah sumber protein yang terbaik dan termurah.