Senin, 18/09/2017, 02:04:17
Progres Jembatan Plompong Baru 10 Persen
-Laporan Zaenal Muttaqin

Beberapa pekerja sedang melakukan pekerjaan pondasi turap Jembatan Plompong (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Dua bulan berjalan pembangunan Jembatan Plompong penghubung utama Desa Plompong, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, progresnya baru mencapai 10 persen. Pembangunan jembatan yang menelan anggaran Rp 10,8 milyar dan ditarget selesai Desember mendatang tersebut baru pada pekerjaan dasar pembuatan abodmen dan turap. Pekerjaan pembangunan jembatan Plompong ini dikawatirkan akan terganggu seiring dekatnya musim hujan.

Pelaksana lapangan pembangunan jembatan Plompong, Rizal Abdillah mengatakan, pekerjaan telah berjalan hampir dua bulan dan masih pada pekerjaan bagian pondasi bawah.

"Progresnya baru 10 persen masih pekerjaan bagian bawah," ujarnya kepada PanturaNews.Com, Senin 18 September 2017.

Jembatan dibangun tanpa tiang tengah dengan bentangan 80 meter. Oprit jembatan pada dua sisi ujung jembatan masing-masing sepanjang rata-rata 47 meter.

"Selain bentangan juga ada turap di oprit jembatan dengan kontruksi beton," kata Rizal.

Pembangunan jembatan yang ditarget selesai pada akhir Desember mendatang ini sempat terhambat oleh kondisi medan. Kondisi tanah yang labil telah mengakibatkan galian dan sumuran pilar pondasi mengalami longsor.

"Kubangan air juga memenuhi bagian yang longsor tersebut sehingga harus disedot," ungkap Rizal.

Selain itu medan jalan yang sempit juga menghambat pengangkutan redimix untuk pengecoran dengan truk molen. Sehingga harus dilansir dengan kendaraan mobil yang lebih kecil.

"Mobilisasi untuk angkutan materialnya yang agak sulit dan harus dilansir," kata Rizal.

Jembatan Plompong yang melintag di atas sungai Keruh merupakan jalur penghubung utama bagi Desa Plompong yang penduduknya mencapai 12 ribu Kepala Keluarga (KK) lebih.
Jembatan Plompong sudah beberapa kali dibangun dan beberapa kali pula mengalami kerusakan bahkan putus akibat bencana alam, baik tergerus arus sungai maupun pergerakan tanah.

Jembatan Plompong yang juga menghubungkan Desa Kaliloka dan Desa Plompong ini pembangunan bergeser dari lokasi semula.

Pembangunan jembatan Plompong seperti tertulis di papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, menelan biaya sebesar Rp 10,8 milyar lebih dengan waktu pelaksanaan 180 hari kalender. Sebagai pelaksana proyek PT Somba Hasbo


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita