Sabtu, 03/06/2017, 12:09:57
Heboh, Bayi Dalam Kardus Ditemukan di Pasar
-Laporan Takwo Heriyanto

Bayi yang ditemukan di gerobak sate di pasar masih dalam perawatan di RSUD Brebes (Foto: Takwo Heriyanto)

PanturaNews (Brebes) - Masyarakat dihebohkan dengan penemuan bayi perempuan di dalam kardus, dengan ari-ari masih menempel di badan bayi yang kondisinya masih hidup, di Pasar Induk Brebes, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Jumat 2 Juni 2017 pagi.

Diduga bayi perempuan yang baru saja dilahirkan, karena ari-ari masih menempel di badan bayi, sengaja dibuang oleh orang tuanya dan dimungkinkan hasil dari hubungan gelap.

Dimungkinkan orang tua bayi membuang bayi itu, bertujuan agar bayi ditemukan orang dan ada yang merawat. Saat ditemukan bayi yang kondisinya terlindungi di dalam kardus, beralas kain dan diberi selimut.

Kali pertama bayi perempuan mungil itu ditemukan oleh seorang warga, Abdullah (48), dalam kardus yang diletakkan di atas gerobak sate lengkap dengan ari-arinya. Abdullah adalah pemilik gerobak sate tersebut.

Abdullah mengatakan, sebelum mengetahui bahwa kardus itu berisi bayi, sekitar pukul 03.15 WIB dini hari, dirinya telah melihat ada sebuah kardus di atas gerobaknya. Kendati demikian, ia tak menaruh curiga sedikitpun jika kardus itu berisi bayi yang masih hidup.

"Jam 03.15 WIB istri saya keluar rumah, dan melihat ada kardus diatasi gerobak. Tapi nggak terlalu diperhatiin. Baru sehabis subuh saat anak saya akan memindahkan gerobak, membuka isi kardus dan ternyata berisi bayi perempuan," ujar dia.

Selain bayi, lanjut dia, di dalam kardus itu juga ada beberapa potong pakaian dan selimut. "Bayinya masih merah, karena ari-arinya masih lengkap nempel belum dipotong. Setelah ditemukan saya dan warga melapor ke aparat," katanya.

Tak lama berselang setelah melapor ke aparat, sekitar pukul 04.50 WIB petugas piket Unit Intel Kodim 0713/Brebes, Serma Abdurrahman datang ke lokasi kejadian.

Beberapa menit berselang personel Dokpol Polres Brebes tiba di lokasi kejadian untuk memberikan pertolongan pertama terhadap bayi tersebut. Kemudian sekitar pukul 05.20 WIB, bayi itu dievakuasi ke RSUD Brebes untuk mendapatkan perawatan medis.

Direktur RSUD Brebes, dr Oo Suprana menjelaskan, saat ini bayi perempuan yang ditemukan di kompleks pasar induk sedang dalam penanganan medis di RSUD Brebes. Menurutnya, kondisi bayi perempuan itu dalam keadaan sehat meskipun sempat kedinginan (hyportemia).

"Sekarang kondisinya sudah sehat. Saat pertama datang kesini kedua tanganya sudah mulai membiru dan mengering. Dan juga badannya menggigil kedinginan," tandasnya.

Dia menambahkan, bayi perempuan malang itu, memiliki panjang 47 cm dengan berat 2,9 kilogram. "Untuk sementara bayi ini kami rawat dulu, karena usianya baru satu hari dan baru lahir. Bayi ini membutuhkan asupan gizi yang optimal dan perawatan lebih intensif," pungkasnya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita