Darwanto saat menyampaikan soal korupsi usai buka puasa bersama di Masjid Attaqwa (Foto: Takwo Heriyanto)
PanturaNews (Brebes) - Gerakan Berantas Koropsi (Gebrak) memanfaatkan bulan suci Ramadhan dengan kegiatan Safari Anti Korupsi usai buka puasa bersama, dilanjutkan dengan sholat Maghrib dan Isya berjamaah yang dilanjutkan dengan sholat Tarawih.
Kegiatan safari anti korupsi atas kerjasama dengan umat Islam Desa Kemiriamba itu, dilaksanakan di Masjid Attaqwa Desa Kemiriamba, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Jumat 2 Juni 2017.
Dalam pantuan, para jamaah Masjid Attaqwa Desa Kemiriamba, baik anak-anak, remaja dan dewasa serta orang tua ini, begitu antusias mendengar penjelasan-penjelasan mengenai safari anti korupsi dengan tema "Noto Desa Noto Negara (Menata Desa Menata Negara)," yang disampaikan oleh Koordinator Badan Pekerja Gebrak, Darwanto.
Adapun secara garis besar yang disampaikan Darwanto dalam kegiatan safari anti korupsi itu, adalah dibutuhkan tanggung jawab bersama untuk bisa "Noto Desa Noto Negara.
Selain itu, dia juga menyampaikan, sebagai masyarakt perlu memerangi praktek-praktek pungutan liar (pungli), yang dilakukan oleh oknum-oknum tak bertanggung jawa dalam segala bentuk pelayanan publik.
"Jadi pada intinya anti korupsi akan terbangun kalau pemerintah transparan dalam segala bentuk pelayanan publik dan masyarakatnya ikut berpartisipasi," tuturnya.
Salah seorang jamaah,Edy, mengaku senang dengan adanya kegiatan safari anti korupsi yang dilaksanakan di masjid desanya.
"Ya senang, karena sangat bermanfaat sekali bagi masyarakat Desa Kemiriamba yang menghadiri kegiatan safari anti korupsi yang dilakukan oleh Gebrak," pungkasnya.