Beberapa warga menggotong dan menarik sepeda motor di lokasi jalan longsor Desa Plompong (Foto: Zaenal Muttaqin)
PanturaNews (Brebes) - Jalan utama menuju Desa Plompong, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, longsor, Kamis 01 Juni 2017 sekira pukul 18.30 WIB. Longsor yang terjadi setelah hujan deras yang turun sejak siang hari itu mengakibatkan putusnya jalur transportasi ke desa tersebut.
Jalan yang longsor tepatnya di Dukuh Kedungbenter merupakan jalan kabupaten ruas Plompong-Kaliloka. Jalan mengalami longsor dan amblas sepanjang 10 meter dan sedalam hampirdua meter.
Kepala Desa Plompong, Fatoni mengatakan, jalan yang longsor sedang dalam proses pemasangan talud bronjong penahan tebing jalan. Sebelumnya jalan sudah sering amblas sehingga dilakukan penguatan dengan pembuatan talud pada dua sisinya.
"Jalan sebelumnya sudah sering ambles, saat ini sedang dilakukan penguatan dengan pemasangan talud bronjong," ujarnya kepada PanturaNews.Com, Jumat 02 Juni 2017.
Menurutnya, akibat longsor jalan tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda dua atau lebih. Meski begitu karena karena kepentingan yang sangat beberapa pengendara sepeda motor terpaksa melewatinya dengan cara dituntun pada pasangan bronjong pengaman dengan dibantu oleh warga lainnya.
"Ada yang terpaksa sepeda motor dituntun dan digotong lewat pasangan bronjong," kata Fatoni.
Dikatakan, jalan yang ambles dan longsor merupakan jalur utama menuju pusat kota kecamatan dan perekonomian warga serta jalur utama pula bagi siswa menuju sekolah. Jalur lain harus memutar ke wilayah Kecamatan Paguyangan dan Bumiayu yang jaraknya sangat jauh.
"Ini jalur utama bagi anak sekolah dan warga menuju ke kecamatan dan juga pasar," ucap Fatoni pula.
Masih menurut Fatoni, saat ini pihaknya mengerahkan warganya untuk bergotong royong membuat jalan alternatif darurat. Jalan alternatif tidak jauh dari jalan utama tersebut dan untuk kendaraan roda dua.
"Sekedar untuk roda dua bisa lewat, agar anak sekolah dan juga warga tetap dapat beraktivitas," tandasnya.