Jumat, 02/06/2017, 01:06:02
Jalan Longsor Sedang Pemasangan Bronjong
-Laporan Zaenal Muttaqin

Harus berobat di seorang warga sakit sakit terpaksa digendong melintasi jalan longsor Plompong (Foto: Zaenal Muttaqin)

PanturaNews (Brebes) - Jalan longsor di Dukuh Kedungenter, Desa Plompong, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, sedang dalam proses pengerjaan pemasangan talud. Jalan longsor dan ambles, Kamis 01 Juni 2017 sekira pukul 18.30 WIB menyusul hujan deras yang turun sejak siang harinya.

"Jalan sedang dilakukan pemasangan bronjong untuk pengaman tebing, tapi kemudian ambrol," ujar Kepala Desa Plompong, Fatoni, Jumat 02 Juni 2017.

Menurutnya, pemasangan bronjong dan talud pengaman jalan didanai APBD Brebes dengan anggaran Rp 200 juta. Pekerjaan telah berjalan dengan pemasangan bronjong pada Minggu 28 Mei 2017 yang dilakukan oleh rekanan.

"Pekerjaan baru berjalan lima hari lalu dan kini bagian jalannya ambles dan sisi tebing longsor menimpa badan jalan yang ambles," kata Fatoni.

Jalan ambles sepanjang 10 meter dan tebing sisi kanan longsor. Material longsor menimbun badan jalan yang berair sehingga menjadi kupangan lumpur yang cukup dalam.

"Bagian tengah badan jalan menjadi kubangan lumpur, karena material longsor bercampur dengan air," terang Fatoni.

Sementara itu, pelaksana pekerjaan di lokasi, Honi mengatakan, pekerjaan pemasangan bronjong penahan dipasang sepanang sekitar 30 meter terdiri dari lima sap. Selain bronjong juga akan dibuat drainase dan pasangan penahan tebing di sisi kanan.

"Di bagian tengah atau badan jalan nanti akan diurug dengan pasir batu," katanya.

Jalan yang longsor merupakan jalan kabupaten antara Desa Plompong dan Desa Kaliloka. Jalan tersebut jalur utama menuju Desa Plompong, sebagai jaur transportasi.

Ambels dan longsornya jalan membuat warga kesulitas transportasi, karena tidak dapat dialalui kendaraan roda dua. Meski sebagian warga nekat menggotong kendaraannya dibantu warga lainnya karena harus melewatinya.

"Ya karena harus keluar dengan kendaraan seperti anak sekolah, terpaksa sepeda motor digotong dan dituntun lewat bronjong," kata Wahibudin, tokoh masyarakat yang juga BPD Desa Plompong.

Diungkapkan, karena tidak dapat dilewati kendaraan roda empat, salah satu warga yang sedang sakit dan harus berobat terpaksa digendong. Sehingga sangat diharapakan penanganan dan pekerjaan perbaikan jalan yang longsor dikebut.

"Penangan harus cepet karena ini jalan utama, agar warga tidak mengalami kesulitan transportasi," tandas Wahibudin.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita