Sabtu, 02/10/2010, 16:13:00
Menhub Sesalkan Kelalaian dan Keteledoran Petugas PT KAI
Kundhi-Heru Kundhimiarso

Menteri Perhubungan RI, Freddy Numberi.

PanturaNews (Pemalang) - Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Freddy Numberi mengindikasikan kecelakaan kereta api (KA) yang terjadi di Petarukan, Pemalang disebabkan kesalahan manusia (human error). Dalam hal ini, petugas PT KAI, masinis maupun pegawai di Stasiun KA Petarukan telah teledor dalam menginformasikan jalur KA yang akan dilalui.

"Human error tidak boleh terjadi. Kalau ada yang meninggal konsekuensi pasti ada,” ujar Freddy kepada sejumlah wartawan, Sabtu 02 Oktober 2010 di Jakarta.

Saat ini, pihak Kementerian Perhubungan masih melakukan respon penyelamatan, dan bekerja untuk menginvestigasi kecelakaan kereta api yang terjadi di Pemalang. Hal tersebut dilakukan untuk mengecek secara rinci penyebab pasti kecelakaan yang telah mengakibatkan sedikitnya 36 korban tewas dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.

“Informasi sementara kecelakaan karena adanya keteledoran masinis, itu karena pegawai yang menginformasikan jalur tidak hati-hati. Ini sangat disesalkan yang harusnya tidak terjadi,” tegas Menhub.

Untuk mengusut tuntas kasus ini, pihak PT KA akan bekerjasama dengan pihak kepolisian. "Kami sudah bicarakan masalah ini dengan Kapolres Pemalang. Akibat ada yang meninggal, masinis harus diproses. Sanksi apa yang akan dikenakan kepada masinis maupun petugas di stasiun, tinggal kita tunggu hasil pemeriksaan," tandas Freddy.

Selain upaya pengusutan, langkah-langkah yang dilakukan pihak Kementrian Perhubungan diantaranya dengan langkah-langkah perawatan korban di rumah sakit dan santuan bagi korban meninggal seoptimal mungkin. Selain itu, petugas PT KAI juga terus melakukan proses evakuasi pemindahan gerbong KA yang berada ditengah-tengah rel. Hal tersebut dilakukan agar arus lalu-lintas KA tidak mengalami hambatan.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita