Serah terima mahasiswa STAIBN Slawi peserta program Praktek Ilmu Amaliyah di Aula Kecamatan Bantarkawung. (FT: Zaenal Muttaqin)
PanturaNews (Bantarkawung) - Sebanyak 53 mahasiswa Prgram S1 Pendididikan Agama Islam (PAI) Sekolah Tinggi Agama Islam Bhakti Negara (STAIBN) Slawi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, mengikuti program Praktek Ilmu Amaliyah Lapangan (Piala) di Kecamatan Bantarkawung, Brebes. Acara penerimaan mahasiswa dilakukan, Selasa 13 Juli 2010 di Aula Kantor Kecamatan setempat.
Pembantu Ketua (Puket I) STAIBN Slawi, Drs Saidin dalam kata sambutan acara penyerahan mengatakan, mahasiswa peserta program Piala atau biasa disebut juga dengan Kuliah Kerja Nyata (KKN) itu diminta untuk bisa menerapkan ilmu pengetahuan yang diperolehnya dengan membantu masyarakat melaksanakan pembangunan di desa. "Bekal keilmuan yang saudara peroleh di bangku kuliah, saya harapkan dapat diaplikasi secara praktis di lapangan," katanya.
Dia juga berharap kepada mahasiswa, di tengah masyarakat hendaknya mengindentifikasikan serta menangani masalah-masalah pembangunan yang dihadapi. "Praktek ilmu amaliyah mulai 13 Juli hingga 20 Agustus mendatang, kiranya cukup untuk bisa membantu menangani masalah pembangunan di desa," ucap Saidin.
Kepada Camat Bantarkawung dan para Kepala Desa (Kades), Saidin juga berharap untuk dapat berpartisipasi membantu, serta membina dan membimbing mahasiswa peserta praktek ilmu amaliyah lapangan di wilayah masing-masing.
"Praktek ilmu amaliyah lapangan ini dapat memberikan pengalaman belajar tentang pembangunan masyarakat dan pengalaman kerja nyata pembangunan. Juga menjadi kegiatan kepribadian yang lebih dewasa, berwawasan luas terhadap proses-proses pembangunan di desa" tuturnya.
Camat Bantarkawung, Gunarto SIP MSi menyambut baik kehadiran mahasiswa STAIBN untuk melaksanakan program prkatek ilmu amaliyah lapangan di wilayah kerjanya. Menurutnya, kehadiran mashasiswa akan menjadi motivasi bagi desa yang menjadi tempat kegiatan, untuk peningkatan pembangunan.
"Kehadiran mahasiswa bagi desa akan menambah motivasi dan juga peningkatanpembangunan. Karena biasanya mahasiswa akan menerapakan pengetahuan yang didapat di bangku kuliahnya," ucap Gunarto pada acara serah terima.
Sementara itu, Ketua Panitia Program praktek amaliyah, Dr H Muslih MSi menyebutkan, dari 53 peserta kegiatan akan ditempatkan di tiga desa. Yakni, Desa Bantarkawung, Desa Bangbayang dan Desa Pangebatan. "Masing-masing desa ada 18 mahasiswa yang akan melaksanakan praktek amaliyah hingga 12 Agustus 2010 mendatang,” ujarnya.