Minggu, 27/06/2010, 19:23:00
Dewi Aryani: Kenaikan Tarif Dasar Listrik Tidak Tepat
YN-Yerry Novel

Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan di Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Tegal. Inzet: Dewi Aryani Hilman. (FT: Yerry Novel)

PanturaNews (Tegal) –  Dua fraksi dari sembilan yang ada di DPR RI yakni Fraksi PDI Perjuangan dan Fraksi PKS, meminta PT PLN menunda kenaikan tarif dasar listrik (TDL) yang direncanakan Juli 2010. Kenaikan tarif listrik saat ini belum tepat, bisa membuat rakyat sengsara karena kondisi ekonomi yang belum stabil.

Demikian disampaikan anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Dewi Aryani Hilman, S. Sos, M.Si dalam agenda reses di Kota Tegal, Jawa Tengah, Minggu 27 Juni 2010 pukul 17.30 WIB.

Menurutnya, setiap kali rapat pembahasan TDL di DPR RI, PDI Perjuangan dan PKS selalu menolak kenaikan TDL karena bisa membuat rakyat sengsara. Terlebih, di bulan Agustus sudah memasuki Ramadhan, dimana kebutuhan masyarakat akan lebih meningkat.

"Kenaikan TDL bisa berdampak psikologis bagi masyarakat, karena Agustus sudah bulan Ramadhan, di mana harga bahan kebutuhan pokok mulai mahal. Kami minta kepada PT PLN untuk menunda kenaikan TDL," tandas Dewi.

Dewi menegaskan, secara prinsip rencana pemerintah menaikkan TDL saat ini belum tepat. Kondisi ekonomi masyarakat belum stabil, industri masih harus bersaing dengan masuknya produk asing. "Belum saatnya menaikkan TDL, kondisi ekonomi masyarakat belum bagus," tutur Dewi.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita