Minggu, 16/04/2017, 11:07:50
Dampak Proyek Fly Over, Jalan Rusak Parah
-Laporan Takwo Heriyanto

Ilustrasi

PanturaNews (Brebes) - Akibat dampak dari proyek pembangunan fly over atau jembatan layang di ruas jalan Pejagan-Prupuk, tepatnya di perlintasan KA Dermoleng, Kecamatan Ketanggungan, ruas jalan yang menghubungkan Desa Bulakelor, Kecamatan Ketanggungan dengan Desa Luwunggede, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, kini kondisinya rusak parah.

Hal itu menyusul, akibat proyek pembangunan itu, jalan Pejagan-Prupuk ditutup dan dialihkan melalui ruas jalan Bulakelor-Luwunggede. Semua arus kendaraan yang menuju arah Purwokerto atau sebaliknya, termasuk kendaraan berat pengangkut material proyek flay over, melalui ruas jalan Bulakelor-Luwunggede tersebut.

"Sudah tiga bulan ini, kondisi jalan desa kami rusak parah. Ya setelah ada proyek fly over. Semua kendaraan dialihkan melalui jalan ini, termasuk truk pengangkut material tanah. Ini karena jalan Ketanggungan-Prupuk ditutup akibat ada proyek fly over," ujar Tarman (50), salah seorang warga Desa Luwunggede, Kecamatan Larangan, Minggu 16 April 2017.

Dia mengaku, kerusakan jalan itu sangat mengganggu mobilisasi warga. Sebab, kerusakan tidak hanya jalan berlubang, tetapi jalan sudah berubah menjadi kubangan lumpur. Bahkan, beberapa kali kondisi jalan itu menyebabkan terjadinya kecelakaan. Terakhir, truk pengangkut tabung gas elpiji terguling karena terperosok kubangan jalan.

Menurut dia, jalan desanya itu sebelum ada pengalihan arus kondisinya sangat bagus, karena baru diperbaiki oleh Pemkab Brebes. Bahkan, sebagian berupa jalan cor beton dan sebagian lagi jalan hotmik.

Namun, setelah arus kendaraan dialihkan karena ada proyek fly over, jalan menjadi rusak parah. Warga secara gotong royong telah melakukan pengurugan jalan yang berlubang itu, tetapi tidak bertahan lama. Material pasir batu untuk menggurug berasal dari bantuan Bupati Brebes, dan warga hanya tenaganya.

"Kalau ini dibiarkan kondisi jalan akan semakin rusak. Kami minta pihak pelaksana proyek fly over bertanggung jawab. Yang jelas, tuntutan kami jalan dikembalikan seperti semula," ungkapnya.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Brebes, Cahrudin mengatakan, kerusakan jalan Bulakelor-Luwunggede itu memang imbas dari dialihkannya arus kendaraan karena ada proyek fly over. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Pemkab Brebes, untuk mendesak pelaksana proyek fly over bertanggung jawab memperbaiki kerusakan jalan tersebut.

Lebih lanjut dia mengatakan, kondisi ruas jalan itu sebelumnya sangat bagus karena memang baru diperbaiki. Namun begitu proyek fly over dilaksanakan, dan kendaraan dialihkan ke ruas tersebut kondisinya rusak parah.

Dari hasil koordinasi dengan Pemkab Brebes, memang pihak fly over berjanji akan bertanggung jawab memperbaikan jalan tersebut. Bahkan, telah membuat kerjasama terkait tanggungjawab perbaikan jalan dengan Pemkab Brebes.

"Kami akan pantau realisasinya. Kalau tidak secepatnya diperbaiki, kami akan panggil pihak pelaksana fly over itu. Yang jelas, sebelumnya jalan bagus dan harus kembali bagus," tandasnya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita