Pada tanggal 17 Desember 1807, Kaisar Perancis, Napoleon Bonaparte mengeluarkan dekrit yang dikenal dengan nama Dekrit Milan. Dekrit ini dikeluarkan sebagai reaksi atas blokade laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Perancis yang dilakukan Inggris sejak bulan Mei di tahun yang sama. Dalam Dekrit Milan pasal 3, disebutkan bahwa pulau-pulau Inggris dinyatakan sebagai kawasan yang diblokade. Setiap kapal, milik negara manapun yang berlayar dari pelabuhan Inggris, atau koloni Inggris, atau negara-negara yang diduduki oleh tentara Inggris akan menjadi hak milik Perancis. Akibat dari dekrit ini, perdagangan Inggris di daratan Eropa menjadi berkurang, namun di lautan, Inggris masih tetap berjaya.
17 Desember 1891, Julius Raab, seorang politikus dan kanselir Austria, terlahir ke dunia di kota St. Polten Austria. Awalnya, Raab menuntut ilmu di bidang agama, kemudian berpindah ke bidang politik. Sejak tahun 1953 hingga 1961, Raab diangkat sebagai kanselir Austria. Pada saat itu, Austria diduduki oleh AS, Inggris, Perancis, dan Uni Soviet karena dalam Perang Dunia Kedua, Austria telah bersekutu dengan Nazi Jerman. Pada tanggal 15 Mei 1955, Julius Raab berhasil menjalin perjanjian dengan keempat negara pemenang perang itu sehingga Austria kembali merdeka. Julius Raab juga merupakan salah satu dari pendiri Partai Rakyat, yang didirikan tahun 1945. Raab meninggal dunia tahun 1963.
17 Desember 1971, berakhirlah perang antara India, Bangladesh, dan Pakistan. Selepas kemerdekaan kawasan semenanjung India dari jajahan Inggris, pada 3 Juni tahun 1947, berdirilah negara Islam Pakistan yang terdiri dari dua bagian terpisah, yaitu Pakistan barat dan Pakistan timur. Karena ketidakadilan yang dirasakan oleh Pakistan timur, rakyat kawasan ini pada tanggal 26 Maret 1971 di bawah pimpinan Liga Awami yang diketuai Mujibur Rahman, memproklamasikan negara terpisah dengan nama Bangladesh.