Rabu, 25/01/2017, 08:18:20
1500 Peserta Ikuti Lomba Lari Panggul Tandu
KOREM-Laporan A. Dydy Prabowo

Peserta lomba lari maraton panggul tandu Jenderal Soedirman melintas di rute yang ditentukan (Foto: Dydy)

PanturaNews (Purbalingga) - Sebanyak 1500 peserta yang terdiri dari para pelajar, mahasiswa, masyarakat serta generasi muda bangsa di wilayah Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, mengikuti lomba lari maraton panggul tandu Panglima Besar Jenderal Soedirman, Rabu 25 Januari 2017 siang.

Maraton mengambil strat di Monumen Panglima Besar Jenderal Soedirman di Desa Bantarbarang, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga. Lomba lari maraton dalam rangka memeriahkan Festival Panglima Besar Jenderal Soedirman yang dibuka Selasa 24 Janauari 2017, oleh Menteri Pertahanan RI, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu.

Festival Panglima Besar Jenderal Soedirman, dilaksanakan dari 24 hingga 29 Januari 2017 dalam rangka Khaul Hari Lahir Panglima Besar Jenderal Soedirman yang jatuh pada 24 Januari, dan memperingati wafatnya Panglima Besar Jenderal Soedirman pada 29 Januari.

Lomba lari maraton panggul tandu sejauh 5 kilometer, dilepas Bupati Purbalingga, H. Tasdi, S.H., M.M dengan titik start di Dukuh Bantarbenda Rt.2 Rw.6 Desa Grantung, Kecamatan Karangmoncol, Kabupaten Purbalingga. Rute mulai Dukuh Bantarbenda, Desa Gantung, Karangmoncol - Desa Wanogara Kulon, Kecamatan Rembang - Desa Wanogara Wetan, dan finis di Monumen Panglima Besar Jenderal Soedirman Desa Bantarbarang.

Peserta lomba sejumlah 1072 orang tergabung dalam 268 tim, terbagi menjadi 6 gelombang pemberangkatan. 50 tim gelombang pertama dilepas Bupati Purbalingga, 50 tim gelombang kedua dilepas Wakil Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi, S.E, 50 tim gelombang ketiga dilepas Ketua DPRD Purbalingga, H.Tongat, S.H., M.M, 100 tim gelombang keempat dan kelima dilepas panitia penyelenggara dan 18 tim dilepas Camat Rembang, Drs. Suroto.

Bupati Purbalingga, H. Tasdi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Kodim 0702/Purbalingga yang telah mempersiapkan kegiatan tersebut. Dikatakan, bahwa esensi lari tandu adalah untuk meneladani apa yang telah dicontohkan Panglima Besar Jenderal Soedirman dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia tanpa pamrih.

"Panglima Besar Jenderal Soedirman yang lahir 24 Januari 1916 atau 101 tahun lalu, merupakan sosok pejuang bangsa yang harus kita teladani dan suri tauladan bagi semua bangsa Indonesia. Beliau telah mendarma baktikan seluruh jiwa dan raganya serta harta benda, demi kemerdekaan bangsa dan negara Indonesia. Kita patut berbangga hati namun kita juga tetap rendah hati, karena beliau lahir dari Desa Bantarbarang Rembang 101 tahun yang lalu," ungkapnya.

Karenanya, lanjut bupati, dengan dilaksanakannya kegiatan ini agar selalu meningkatkan semangat juang patriotisme dan nasionalisme dalam berkehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat dengan menjunjung tinggi nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

“Akhir-akhir ini banyak tantangan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, dengan munculnya berbagai ancaman terhadap keutuhan dan kedaulatan NKRI. Karenanya, kita harus bersatu menjaga persatuan dan kesatuan guna tetap tegaknya NKRI yang kita cintai bersama. Kita bertekad pada hari ini kita lahirkan jiwa-jiwa nasionalisme dan patriotisme, menyusuri keteladanan jiwa dan semangat Panglima Besar Jenderal Soedirman, untuk menangkal segala bentuk rongrongan terhadap bangsa dan Negara,” tutur bupati.

Lomba lari maraton panggul tandu replika Panglima Besar Jenderal Soedirman, juga tercatat sebagai Rekor MURI ke 7802, Napak Tilas Mikul Tandu terbanyak 1072 peserta dengan 268 tandu. Selain itu juga rekor MURI untuk Purbalingga yaitu perbaikan RTLH 2150 terbanyak dalam setahun, tercatat dalam rekor MURI ke 7801.

Lomba maraton panggul tandu replika Panglima Besar Jenderal Soedirman dimenangkan nomor dada 0227 dari SMK Muhammadiyah Purbalingga, dengan waktu tempuh 27,33 menit. Juara 1 ini mendapat trophy dan piala serta uang pembinaan sebesar 3 juta.

Juara 2 diraih nomor dada 0265 dari SMAN 1 Kejobong, dengan waktu tempuh 28,43 menit mendapat trophy piala dan uang pembinaan Rp. 2.250.000. Juara 3 diraih nomor dada 0361 dari SMKN 3 Purbalingga, dengan waktu 31,12 menit mendapat trophy piala dan uang pembinaan Rp.1.500.000.

Juara Harapan 1 nomor dada 0181 dari Desa Renan Kec. Kaligondang waktu tempuh 32,16 menit mendapat trophy piala dan uang pembinaan Rp.1.000.000, Juara Harapan 2 nomor dada 212 dari SMKN 1 Kutasari Purbalingga waktu tempuh 32,27 menit mendapat trophy piala dan uang pembinaan Rp.750.000, Juara Harapan 3 nomor dada 0161 dari Desa Campakoah II Kec. Mrebet waktu 33,19 menit trophy piala dan uang pembinaan Rp.500.000.

Penyerahan tropy dan piala serta uang pembinaan diserahkan secara langsung oleh Bupati Purbalingga, Wakil Bupati Purbalingga, Ketua DPRD Purbalingga, serta Forkopimda Purbalingga. Selain penyerahan hadiah lomba lari maraton panggul tandu, juga dilaksanakannya penyerahan MURI "Perbaikan RTLH 2150 terbanyak dalam waktu setahun", dan "Napak Tilas Mikul Tandu terbanyak 1072 peserta dengan 268 tandu" oleh Deputi Manajer Muri kepada Bupati Purbalingga.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita