Keluarga korban percobaan pembunuhan saat mendatangi Polsek Bantarkawung (Foto: Zaenal Muttaqin)
PanturaNews (Brebes) - Seorang siswi Kelas 1 SMK swasta di Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, diduga menjadi korban percobaan pembunuhan. Korban atau sebut saja Mawar, ditemukan dalam kondisi terluka di Desa Terlaya, Kecamatan Bantarkawung, Selasa 24 Januari 2017 sekira pukul 15.00 WIB.
Informasi yang berhasil diperoleh menyebutkan, korban ditemukan oleh warga setempat, dengan kondisi dua pergelangan tangannya mengalami luka akibat sayatan benda tajam. Korban yang warga Desa Kalijurang, Kecamatan Tonjong itu kini menjalani perawatan di Rumah Sakit di Banyumas.
Kepala Desa Terlaya, Ujang Muhaimin mengatakan, korban pertama di temukan di pinggir jalan raya yang sepi di tikungan Dukuh Secang. Saat ditolong oleh warga setempat, korban sebelumnya mengaku dicekik oleh temannya yang juga kekasihnya.
"Saat ditanya ngakunya dicekik oleh pacarnya sendiri dan sampai pingsan," katanya kepada wartawan.
Keluarga korban, Agung Mauludin (36) mengatakan, sebelum kejadian korban diajak pergi oleh teman dekatnya yang juga satu sekolah. Korban sebelumnya dicekik oleh oleh temannya tersebut dan sempat melawan tapi akhirnya pingsan dan setelah sadar pada kedua pergelangan tangannya mengalami luka sayatan yang cukup dalam.
"Katanya dicekik dan sempat melawan tapi kemudian pingsan, saat sadar tangannya luka diduga akibat sayatan benda tajam dan ditolong oleh warga," katanya, Rabu 25 Januari 2017.
Menurutnya, tersangka yang berinsial TSA yang juga masih Kelas 1 SMK dan satu sekolah dengan korban, kini telah diamankan oleh pihak berwajib. Pihaknya menuntut agar kasus dugaan percobaan pembunuhan tersebut diusut sampai tuntas sesuai hukum yang berlaku.
"Kami keluarga meminta agar pihak berwajib mengusut tuntas dan diselesaikan sesuai hukum yang berlaku," kata Agung kepada wartawan saat mendatangi Kantor Polsek Bantarkawung.
Kapolsek Bantarkawung, AKP Wawan Dwi Leksono SSos membenarkan adanya kasus tersebut. Menurutnya, korban dan tersangka pelaku masih di bawah umur, sehingga kasusnya ditangani oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Brebes.
"Kasusnya kini dalam penanganan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak atau PPA Polres Brebes," katanya.