Anak salah satu peserta khitanan masaal gratis di RSUD Bumiayu nampak menangis usai dikhitan (Foto: Zaenal Muttaqin)
PanturaNews (Brebes) - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menggelar khitanan massal gratis bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu, Selasa 17 Januari 2017.
Khitanan massal yang digelar rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes yanga da di jalan A Dahlan Kecamatan Bumiayu ini, dalam rangka memeriahkan rangkaian Hari Jadi Kabupaten Brebes ke 339.
Direktur RSUD Bumiayu, dr Ali Budiarto mengatakan, kegiatan khitanan massal diikuti oleh 11 anak keluarga tidak mampu dari Kecamatan Tonjong, Bumiayu dan Paguyangan. Selain dikhitan secara gratis juga mendapatkan bingkisan baju muslim dan uang saku.
"Dalam rangka HUT Brebes ke 339 RSUD Bumiayu melakukan kegiatan sosial khitanan gratis bagi anak dari warga kurang mampu," ujarnya.
Menurutnya, khitan selain bagian dari ajaran agama juga memiliki banyak manfaat. Dengan khitan akan terjaga dari najis sehingga ibadahnya akan diterima oleh Allah.
"Ibadah itu harus suci, khitan itu akan mensucikan dari najis karena mudah dibersihkan setelah buang air kecil," kata Ali.
Dikatakan, khitan dari tinjauan kesehatan juga banyak manfaatnya, diantaranya untuk menjaga kebersihan dan mencegah infeksi saluran kemih pada lelaki. Khitan juga dapat mencegah kanker.
"Maka adanya khitanan massal gratis ini sangat membantu khusunya bagi warga kurang mampu," tutur Ali.
Khitanan masaal di RSUD Bumiayu akan menjadi agenda rutin tiap tahun, terutama saat hari jadi Kabupaten Brebes. Diharapkan pada tahun-tahun berikutnya pesertanya akan semakin bertambah.
Sementara itu, beberapa anak yang ikut dalam khitanan massal tersebut nampak sebagian yang menangis bahkan menjerit saat dikhitan. Hal itu membuat ruangan lantai II RSUD Bumiayu tempat dilaksanakannya kegiatan khitan itu nampak ramai.
Beberapa orang tua juga nampak sibuk menenangkan anaknya saat dikhitan. Meski begitu khitanan berjalan lancar dan semua anak yang telah terdaftar dan hadir dapat dikhitan semuanya oleh petugas medis RSUD tersebut.