Minggu, 18/12/2016, 12:13:22
Kordinator RT Pendukung Suswono-Aim Dikukuhkan
TIM PN-Laporan Tim PanturaNews

Aim saat menyampaikan program dan visi-misi saat mengukuhkan Korte di enam desa se Kecamatan Losari (Foto: Iwan)

PanturaNews (Brebes) - Tim Pemenangan pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Brebes Nomor Urut 1, DR. H. Suswono dan Ahmad Mustaqin (Aim) pada Pilkada Brebes yang akan digelar 15 Februari 2017, mengukuhkan Kordinator RT (Korte) di enam desa se Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, Sabtu 17 Desember 2017 kemarin.

Pengukuhan Korte dilakukan langsung calon Wakil Bupati Brebes, Ahmad Mustaqin yang akrab disapa Aim. Secara marathon, Aim menghadiri acara pengukuhan di desa se Kecamatan Losari, yakni Desa Losari, Kedungneng, Kalibuntu, Bojongsari, Babakan dan Desa Randegan.

Dikatakan anggota Tim Pemenangan Suswono-Aim, Masruhi Bahro, acara di masing-masing desa dihadiri lebih dari 200 orang. Selain mengikuti pengukuhan Korte, juga mengikuti paparan program dan visi-misi yang disampaiakan oleh Aim.

“Masyarakat di enam desa senang karene bisa ketemu langsung dengan Pak Aim yang selama ini sudah dikenal banyak membantu petani dan nelayan,” ujarnya.

Dalam sambutanya, Aim menekankan bahwa dia bersama calon Bupati Brebes, DR. H. Suswono, jika nanti memimpin Brebes akan memantapkan dan menuntaskan program wajib belajar 9 tahun. Termasuk peningkatan Index Pembangunan Manusia (IPM) yang selama ini berada di peringkat 35 se Jateng.

“Pembangunan sektor pendidikan, kesehatan dan pembangunan ekonomi akan kami prioritaskan,” tegas Aim.

Untuk melayani kesehatan masyarakat, menurut Aim, akan diwujudkan pembangunan 38 Puskesmas Rawat Inap di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Brebes. Selain itu, program lainnya adalah pembukaan 50.000 lapangan kerja baru, sehingga bisa mengurangi pengangguran.

“Untuk mewujudkan program itu, kami mengawali dengan menggelar acara Gathering Pelaku Usaha, Sinergi Mewujudkan Brebes Maju di Grand Dian Hotel Brebes, Kamis kemarin. Pada acara itu, kami langsung mengundang pelaku usaha dari Jakarta dan Korea,” terang Aim.

Dikatakan lebih lanjut, kalau angka pengangguran di Brebes mencapai sekitar 80 ribu orang, dengan banyaknya pabrik yang berdiri akan mampu menampung sekitar 50 ribu tenaga kerja. “Contohnya, satu pabrik garmen bisa menampung 3000 tenaga kerja. Kalau itu bisa terwujud, nantinya warga Brebes tidak perlu mencari kerja ke Jakarta,” ungkap Aim.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita