Plt Bupati Brebes, Budi Wibowo (baju batik hijau) saat melakukan sidak ke pembangunan gedung rawat inap RSUD Bumiayu (Foto: Zaenal Muttaqin)
PanturaNews (Brebes) - Pembangunan gedung rawat inap RSUD Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, dideadline selesai dalam lima hari kedepan. Hal itu ditegaskan oleh Plt Bupati Brebes, Budi Wibowo, disela-sela sidaknya ke RSUD Bumiayu, Kamis 15 Desember 2016.
"Sisa waktu tinggal lima hari lagi dan itu harus bisa selesai," ujarnya.
Menurutnya, pentahapan pekerjaan pembangunan gedung rawat inap RSUD Bumiayu cukup baik. Meski begitu karena sisa waktu yang tinggal lima hari lagi, pekerjaan harus dimaksimlakan dan seluruh kemampuan harus dikerahkan.
"Pelaksana harus benar-benar bertanggungjawab untuk bisa menyelesaikan, karena kalau tidak bisa dibacklis," kata Budi.
Penyelesaian pembangunan gedung rawat inap RSUD Bumiayu tersebut akan menjadi tolok ukur bagi usulan pembangunan selanjutnya. Kedisiplinan dan keteritiban dalam melaksanakan pembangungn harus dijaga dan malu pada rakyat jika tidak selesai karena biayanya menggunakan uang rakyat.
"Kalau tidak selesai kita malu sama rakyat, ini uang rakyat dan untuk rakyat," ucap Budi.
Untuk menjamin selesainya pekerjaan pembangunan gedung rawa inap yang menelan anggaran sebesar Rp 8.090.000.000,' tersebut, pihak pengawas proyek diminta untuk terus mengawasi pekerjaan. Selain harus selesai juga agar tidak ada pengurangan speck dan kualitas juga terjaga.
"Pihak RSUD Bumiayu juga ikut pula untuk mengawasi pekerjaan," tegas Budi.
Sementara itu, Manajer Proyek PT Bachtiap Marpa Prima selaku pelaksana, Hendara mengatakan, pihaknya optimis dapat selesaikan pekerjaan dalam waktu lima hari kedepan. Menurutnya, pekerjaan saat ini tinggal finishing untuk bagian dalam dan bagian luar juga akan dikebut.
"Optimis lima cukup untuk selesaikan pekerjaan," katanya.
Diungkapkan, saat ini pekerjaan telah mencapai 92 persen dan sisanya pekerjaan pengadaan barang saja. Pekerjaan akan selesai pada 20 Desember 2016 mendatang dan hanya untuk dua lantai.
Adanya perpanjangan waktu disebabkan adanya pekerjaan mekanik eletrik (ME) yang semula tidak dalam perencanaan awal. Semula pekerjaan sampai plafon, sedangkan pekerjaan ME dilakukan di atas plafon.
"Kalau ME dikerjaan setelah plafon terpasang, berarti harus dibongkar lagi, makanya dilakukan pekerjaan ME dan hanya sampai lantai dua," terang Hendra.
Sidak Plt Bupati Brebes, Budi Wibowo disambut oleh Direktur RSUD Bumiayu, dr Ali Budiarto. Mendampingi Plt Bupati, Kabag Humas dan Protokal, dra Ratnawati SSos dan beberapa pejabat terkait lainnya.