Korban dugaan penganiayaan, Bambang Edi Prabowo dirawat di RS Dedy Jaya (Foto: Takwo Heriyanto)
PanturaNews (Brebes) - Wakil Ketua Bidang Politik dan Hukum DPC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes, Jawa Tengah (Jateng), Bambang Edi Prabowo yang diduga dianiaya oleh Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Nuradis, dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Dedy Jaya Brebes, Selasa 15 November 2016 sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.
Kowo, demikian sapaan akrabnya, dirawat ke RS Dedy Jaya Brebes lantaran luka yang dialami di bagian pelipis kanannya dan sudah mendapat 9 jahitan itu, berakibat kepalanya merasa pusing.
Kowo saat akan dikonfirmasi di RS Dedy Jaya Brebes tengah istirahat tidur. "Mohon maaf mas, Pak Kowo sedang istrihat tidur, karena merasa pusing," ujar salah satu keluarga Kowo, Selasa 15 November 2016.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes, H Indra Kusuma yang kebetulan tengah menjenguk salah satu pengurus partainya (Kowo-red), juga enggan untuk memberikan komentar apapun mengenai dugaan penganiayaan tersebut.
"Maaf ya, saya no comen saja," ucapnya singkat.
Diberitakan sebelumnya, Wakil Ketua Bidang Politik dan Hukum DPC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes, Bmbang Edi Prabowo, diduga dianiaya oleh Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Nuradis.
Penganiayaan tersebut terjadi saat akan berlangsung rapat konsolidasi internal PDI Perjuangan, di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Brebes, Jalan Taman Siswa Brebes, Senin 14 November 2016 sekitar pukul 14.45 WIB.
Akibat penganiyaan itu, Kowo, panggilan akrab Bambang Edi Prabowo yang juga sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Brebes, mengalami luka-luka di bagian pelipis mata kanan.
Atas dugaan penganiayaan itu, Kowo melaporkan kadernya itu (Nuradis-red) ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Brebes, dengan harapan bisa diproses secara hukum.