Kamis, 20/10/2016, 07:01:57
Disepakati, Turipan akan Dirawat di RS Suradadi
-Laporan SL Gaharu

Keluarga, Anggota DPRD Kabupaten Tegal, Camat Suradadi dan Kepala Desa Kertasari masih menunggu kedatangan Turipan (Foto: Dok DA)

PanturaNews (Tegal) - Sebelumnya TKI Overstay asal Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Turipan Binti Warsono yang menderita penyakit komplikasi di Arab Saudi, atas permintaan keluarga akan dirawat di rumahnya di Desa Kertasari RT: 05 RW: 03, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

Turipan tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, Kamis 20 Oktober 2016 tepat pukul 11:00 WIB. Dari bandara dijemput tim dan staf Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan dari Dapil Jawa Tengah IX, DR. Hj Dewi Aryani, M.Si, dan langsung menuju ke Kabupaten Tegal pada pukul 12:00 WIB.

“Namun di tengah perjalanan menuju kampung halamanya, kondisi Turipan ngedrop lagi. Sakit livernya bengkak dan komplikasi. Sehingga atas kesepakatan keluarga, Turipan akan dibawa langsung ke Rumah Sakit Suradadi,” ujar Hj Dewi Aryani saat dihubungi, Kamis 20 Oktober 2016 pukul 18:30 WIB.

Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga, Anggota DPRD Kabupaten Tegal dari Dapil 3, Hutri Agus Mardiko, Camat Suradadi dan Kepala Desa Kertasari serta tokoh masyarakat setempat, masih menunggu kedatangan Turipan.

“Dari informasi staf saya, sekitar satu jam Turipan akan masuk Kabupaten Tegal, dan akan dibawa langsung ke RS Suradadi,” kata Hj Dewi Aryani.

Diberitakan sebelumnya, TKI Overstay asal Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Turipan Binti Warsono yang menderita penyakit komplikasi di Arab Saudi, akhirnya tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, Kamis 20 Oktober 2016 tepat pukul 11:00 WIB.

Upaya pemulangan Turipan Binti Warsono, berkat jasa berbagai pihak. Sementara politisi PDI Perjuangan yang juga legislator DPR RI dari Dapil Jawa Tengah IX, DR. Hj Dewi Aryani, langsung koordinasi dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

“Pada pukul 11:00 tadi, Turipan sudah mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta. Selanjutnya, Turipan yang dalam keadaan sakit akan langsung dibawa ke kampung halamanya di Desa Kertasari,” tutur Hj Dewi Aryani saat dihubungi di Jakarta, Kamis 20 Oktober 2016 siang.

Menurutnya, sebenarnya Turipan akan diobservasi lebih dulu kondisi kesehatannya di Jakarta. Tapi atas permintaan pihak keluarga, maka Turipan langsung dibawa ke kampung halamanya di Desa Kertasari RT: 05 RW: 03, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

“Kemauan agar Turipan langsung dibawa pulang ke rumahnya, atas permintaan pihak keluarga melalui surat pernyataan,” ungkap Hj Dewi Aryani.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita