Kamis, 29/09/2016, 01:28:33
Data Calon Pemilih untuk Pilkada Masih Bermasalah
-Laporan Takwo Heriyanto

Ilustrasi

PantutaNews (Brebes) - Data calon pemilih untuk Pilkada Brebes yang masih dalam proses coklit petugas PPDP di seluruh Kabupaten Brebes, diketahui belum maksimal. Hal itu masih ditemukan adanya  ribuan pemilih ganda.

Di Kecamatan Bulakamba misalnya, data pemilih yang berpotensi bermasalah mencapai 32 ribu lebih. Dari total 33.092 suara yang dicoklit, sebanyak 30.394 orang diketahui tidak memiliki NKK, sedang pemilih dengan NKK sama atau nama ganda mencapai 2699 pemilih.

"Karena banyak potensi pemilih bermasalah, kami menyampaikan surat rekomendasi kepada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) sebagaimana diatur dalam peraturan perundangan-undangan. Proses coklit harus lebih dimaksimalkan lagi, kami pun sangat siap untuk membantu," kata Ketua Panwascam Bulakamba, Darsad saat menyerahkan surat rekomendasi yang diterima Sekretariat PPK Bulakamba, M Zuhdan Fanani, Rabu 28 September 2016.

Pihaknya mengaku masih kesulitan untuk berkoordinasi dengan penyelenggaraan pemilu di tingkat kecamatan hingga PPS di desa. "Sebetulnya kami ingin sampaikan melalui komunikasi, tapi kantor PPK kebetulan tidak pernah bertemu langsung," jelasnya.

Dalam rekomendasi tersebut, disebutkan bahwa sesuai hasil pencermatan, penilaian data dan daftar pemilih Kecamatan Bulakamba dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Brebes Tahun 2017 oleh PPL dan Panwas Kecamatan Bulakamba, diketahui data calon pemilih yang berpotensi bermasalah agar dilakukan pencermatan dan penilaian kembali.

Yakni, dilakukan verifikasi ulang ditindaklajuti sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Tindak lanjut dari rekomendasi tersebut, pihaknya meminta agar diberitahu hasilnya dan diberikan salinan perbaikan.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Brebes, Muamar Riza Pahlevi saat dikonfirmasi terkait hal itu mengatakan, lembaganya masih melakukan proses pemutakhiran data bagi calon pemilih yang tersebar di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Brebes.

"Bahkan saat ini proses pemutakhiran data bagi calon pemilih sudah 70 persen. Kami tentu akan berjuang maksimal agar sebelum penetapan calon pemilih pada 7 Oktober mendatang, mudah-mudahan sudah tidak ada masalah lagi mengenai pemilih yang diketahui masih ganda ini," tandasnya.


 
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.

Komentar Berita