Sejumlah warga melakukan perbaikan jembatan Plompong yang nyaris putus, perbaikan dilakukan secara swadaya (Foto: Zaenal Muttaqin)
PanturaNews (Brebes) - Warga Desa Plompong dan Desa Kaliloka, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Senin 19 September 2016 secara swadaya melakukan perbaikan jembatan Plompong yang nyaris putus dan belum ada penanganan dari pihak terkait.
Jembatan sepanjang 90 meter yang melintang di atas sungai Keruh itu diperbaiki pada bagian penopang dan landasan atau lantai jembatan yang terbuat dari lempengan baja. Selama perbaikan dilakukan, jembatan ditutup dan tidak dapat dilalui semua jenis kendaraan.
"Warga swadaya melakukan perbikan, krena kawatir jembatan akan putus dan kondisinya juga membahayakan bagi pengguna kendaraan yang lewat," ujar Kholison warga dari Desa Kaliloka.
Jembatan yang menghubungkan Desa Kaliloka dan Desa Plompong yang juga menjadi akses utama warga Plompong itu rusak dan nyaris putus akibat pergerakan tanah. Salah satu pondasi bergeser yang mengakibatkan besi penopang landasan melengkung dan nyaris lepas.
Perbaikan oleh warga dilakukan dengan memotong landasan yang melengkung dan menyambungnya kembali dengan las. Selam proses penyambungan lantai jembatan yang terbuat dari lempengan baja dilepas, sehingga jembatan tidak dapat dilewati kendaraan.
"Perbaikan didanai oleh warga secara swadaya, dan semntara jembatan ditutup saat dilakukan perbaikan agar proses perbaikan tidak terganggu," kata Kholison.
Kepala Desa Plompong, Fatoni membenarkan, adanya perbaikan jembatan oleh warga dengan biaya swadaya. Menurutnya, jembatan mengalami kerusakan akibat pergerakan tanah pada Februari 2016 lalu.
"Kerusakan jembatan sejak Februari dan belum ada perbaikan, padahal kondisinya sangat membahayakan," katanya.
Jambatan menjadi penghubung utama bagi warga Plompong yang jumlahnya mencapai lebih dari 10 ribu jiwa. Selain sebagai akses perokonomian warga juga penghubung dengan desa lainnya, termasuk untuk menuju ke pusat pemerintahan kecamatan.
"Warga swadaya dengan untuk perbaikan sementara agar tidak membahayakan," tutur Fatoni.
Camat Sirampog, Munaedi SH menatakan, sejak mengalami kerusakan pihaknya telah mealporkan ke Pemerintah Kabupaten Brebes dan telah ditinjau oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Brebes.
"Sudah ada peninjauan ke lokasi oleh dinas terkait dari Brebes," ujarnya.
Menurutnya, untuk perbaikan membutuhkan anggaran yang cukup besar. Selain itu juga perlu ada penanganan pada bagian aliran sungai yang menyebabkan terjadinya pergerakan tanah. Pemerintah desa juga telah mengajukan bantuan untuk perbaikan dan penanganan jembatan Plompong ke Pemerintah Provinsi Pemprov).
"Proposal permohonan perbaikan juga diajukan ke Pemprov oleh Pemerintah Desa Plompong," pungkas Munaedi.