Bupati Brebes berdialog dengan anak-anak pada Gebyar PAUD tingkat Kabupaten Brebes di GOR Sasana Adhi Karsa (Foto: Takwo Heryanto)
PanturaNews (Brebes) - Jangan sampai anak tidak mendapatkan perhatian, apalagi menjadi korban kekerasan baik di dalam rumah tangga maupun perlakuan orang lain. Untuk itu, keluarga untuk selalu menebarkan kasih sayang kepada anak-anak.
Tebaran kasih sayang perlu dilakukan sejak dini, bahkan semenjak di kandungan. Karena akan berpengaruh pada perilaku anak itu sendiri di kala dewasa nanti. Bentuk kasih sayang sejak masih di kandungan, bisa berupa menjaga keharmonisan keluarga, juga terpenuhinya asupan gizi keluarga. Pemenuhan gizi keluarga, tidak harus yang mahal-mahal, tetapi bisa didapat di lingkungan rumah sekitar kita.
Demikian disampaikan Bupati Brebes, Jawa Tengah, Hj Idza Priyanti SE saat membuka acara Gebyar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tingkat Kabupaten Brebes di Gedung Olah Raga (GOR) Sasana Adhi Karsa, Jalan Pramuka Brebes, Rabu 18 Mei 2016. Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati.
“Tanaman di pekarangan kita maupun di pasar-pasar tradisional banyak terdapat sumber makanan yang bernilai gizi tinggi, asupan makanan sangat mempengaruhi tumbuh kembang anak,” tegasnya.
Anak Usia Dini, kata Idza, merupakan usia keemasan (golden Ages) yang sangat berpengaruh pada perkembangan berikutnya. Masing-masing anak memiliki keistimewaan berbeda-beda, sehingga pendidik PAUD harus memiliki kesabaran yang luar biasa.
Bagi orang tua juga untuk menjaga komunikasi, bersabar dan lebih memberikan kasih sayang pada sang anak, serta mencurahkan perhatian terhadap semua tingkah lakunya agar tetap berada dalam kontrol.
Penelitian menunjukkan, lanjutnya, masa lima tahun ke bawah golden ages (masa keemasan), bahwa pada usia 4 tahun kapasitas kecerdasan anak telah mencapai 50%. Kapasitas kecerdasan itu mencapai 80% di usia 8 tahun.
“Ini menunjukkan pentingnya memberikan perangsangan pada anak usia dini, sebelum masuk sekolah,” terangnya.
Ketua Panitia Gebyar PAUD, Dra Hj Roisah MPd menjelaskan, Gebyar PAUD digelar sebagai rangkaian Hari Anak Nasional 2016 yang diikuti anak-anak Kelompok Bermain (KB) dan Taman Kanak-kanak (TK) sebanyak 340 peserta se Kabupaten Brebes. Mereka merupakan utusan PAUD dan TK yang merupakan juara 1 dari 17 Kecamatan.
Adapun lomba yang digelar meliputi untuk Kelompok Bermain berupa lomba menempel pola, memindahkan bola, memeras kelapa parut, menata botol ke dalam dunak, menuang air melalui paralon, dan meronce dengan rantai.
Sedangkan untuk anak-anak TK, berupa lomba memasukan kelereng ke dalam botol plastic, melukis tampah, nembang jawa, membentuk dengan plastisin. Finger painting dan lari estafet menempel keping geometri.
Mereka akan diambil peserta terbaik, dan yang menjadi juara 1 bakal diikutsertakan dalam lomba yang sama tingkat Jawa Tengah di Kabupaten Banyumas pada 25 Mei 2015 mendatang.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Staf Ahli Bupati bidang Kesra, Dra Lely Mulyani MPd, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Brebes Dr Tahroni MPd, Kabag Humas dan Protokol Yuta Sugihyarti dan pejabat terkait lainnya serta orang tua peserta didik.